Wicca, Agama Tertua Di Dunia Beraliran Sihir

Kehidupan umat beragama di muka bumi sudah dimulai sejak ratusan juta tahun yang lalu. Saat ini kisah-kisah mereka pun telah menjadi legenda yang selalu diceritakan hingga keturunan-keturunan selanjutnya. Mungkin sebagai umat beragama, kalangan masyarakat di tanah air masih cukup ragu dengan kekuatan-kekuatan sihir, namun bagi warga Inggris sihir atau hal-hal magis lainnya sudah mereka anut sejak awal peradaban hidup mereka. Salah satu aliran yang boleh disebut agama yang menganut sihir adalah agama Wicca. Agama inilah yang menjadi aliran legendaries bagi warga Inggris khususnya hal gaib

Sejarah Agama Wicca

Wicca adalah agama yang bisa dikatakan sebagai kepercayaan pertama manusia yang hidup dibumi. Dr.Margaret Murry telah menelusuri asal usul sihir dari zaman Paleolitik, sekitar 25.000 tahun yang lalu. Manusia pada zaman itu bergantung terhadap hewan dan tumbuhan di sekitar mereka, kemudian animisme dikembangkan menjadi sebuah agama pertama. Animisme menganggap fenomena alam roh sebagai suatu kepercayaan yang erat didalamnya. Dewa dan Dewi, atau roh yang mengendalikan lautan, pegunungan dan hewan yang diburu. Wicca merupakan aliran spiritual asal Inggris yang mengakui bahwa kedua unsur feminin dan maskulin terkait dengan Dewa-Dewi. Aliran ini mempercayai bahwa alam adalah tempat suci yang harus dilindungi.

Wicca tidak memiliki ideologi tetap dalam keyakinan yang bervariasi, namun pada umumnya bahwa penganut Wicca mendapatkan hubungan dengan roh-roh alam melalui perayaan yang tertera dalam kalender Wicca. Tidak ada larangan universal mengenai makanan, seks, penguburan, dalam peraturan Wicca. Penganut Wicca bisa menjadi seorang Kristen, Yahudi, Muslim, Buddha, Tao, Druid atau agama (dan spritual) apapun. Karena tidak ada larangan dalam agama Wicca tentang hal tersebut. “Kristen Wicca” mungkin menghadapi skeptisisme terbesar, namun mengingat sejarah dan realitas yang sedang berlangsung diduga mengalami penganiayaan (The Burning Times).

Wicca memiliki respek sangat dalam terhadap alam dan pengetahuan tertentu dimana kita tidak memiliki hak untuk mengeksploitasi keuntungan sendiri. Ajaran Wicca sangat prihatin dengan konservasi dan ekologi seperti dalam semua agama yang ada di masa Neo-Pagan. Agama Wicca mempercayai bahwa roh adalah esensi, yang setiap objek menghubungkannya dengan alam. Mitologi agama Wicca tertentu menyatakan bahwa Wicca sudah ada sejak zaman batu, inspirasi dan tradisi mereka berasal langsung dari para Dewa.

Tradisi Spiritual Dan Sihir Dalam Agama Wicca

Penganut Wicca memiliki seni tersendiri dalam berhias dan memakai perhiasan, di antaranya menggunakan kekutan tanaman (khususnya untuk wewangian mereka). Mereka juga menggunakan kristal sebagai perawatan kecantikan alami dan juga untuk kekuatan spiritual. Tak heran jika anting, liontin dan kalung yang mereka pakai bukanlah benda sembarangan. Namun berbahan dasar batu mulia dengan makna tertentu dalam simbol agama Wicca. Kristal sendiri diyakini sebagai lambang kekuasaan pemakainya.

Bermula pada tahun 1951, saat Inggris membatalkan undang-undang sihir. Maka, pria bernama Gerald Gardner muncul di mata publik sebagai orang pertama yang menyebut dirinya penyihir modern. Selanjutnya, Gardner mengawali munculnya tradisi Gardnerian Wicca yang disusul dengan tradisi Alexandria dan sejumlah tradisi Wicca lain yang jumlahnya hingga mencapai ratusan. Aidan Kelly, seorang pengamat meyakini bahwa sosok Gerald Gardner, Margaret Murray dan Charles Leland adalah orang-orang yang mempersatukan Wicca modern.

Wicca, Agama Tertua Saat Ini

Wicca adalah tradisi asli bangsa Inggris, Skotlandia, Irlandia dan Wales, berkembang jauh sebelum sebelum 500 SM yang menandai awal zaman besi. Situs suci periode ini diantaranya Avebury/Silbury dan Stonehenge yang merupakan peninggalan penting agama Wicca dalam legenda kuno Inggris (salah satunya Mabignogian). Wicca sudah menjadi agama yang diakui wilayah Inggris selama hampir 1000 tahun hingga tahun 1951.

Agama Wicca merupakan agama Neo-Pagan berdasarkan tradisi Inggris, Irlandia, Skotlandia dan Wales (masa pra-Kristen). Asal-usulnya dapat ditelusuri lebih jauh dalam masyarakat Paleolitik yang menyembah Dewa Pemburu dan Dewi Kesuburan. Sebuah lukisan ditemukan dalam gua di Perancis yang diperkirakan berumur 30.000 tahun, menggambarkan seorang pria dengan kepala rusa jantan dan seorang wanita dengan perut hamil. Mereka berdiri dalam lingkaran dengan sebelas manusia. Dengan bukti tersebut, agama Wicca mungkin merupakan agama tertua di dunia.

Peralatan Untuk Ritual Pemujaan

Peralatan ritual dalam pemujaan di agama Wicca adalah athame (pisau ritual) dan piala yang merupakan gelas ritual. Ada juga beberapa tradisi Wicca yang menggunakan sapu, perhiasan, bel, pentakel, tongkat, drum, piring khusus, dupa, kuali,pedang, tongkat sihir dan lilin. Penggunaan dan pembuatan peralatan masing-masing memiliki arti berbeda.Dalam ritual agama Wicca, biasanya melibatkan ruangan berbentuk lingkaran (ruangan suci), tarian, lagu-lagu yang dinyanyikan, makanan atau anggur, doa dari kekuatan dewa dan ucapan syukur dalam penutupan upacara. Beberapa upacara yang dilalukan Wicca “Sabbats” atau “Esbats” untuk mengawali transisi kehidupan baru seperti pernikahan, penyembuhan, kematian dan kelahiran seorang anak

Perburuan Penyihir, Upaya Pemusnahan Aliran Agama Wicca

Beberapa penganut agama Wicca menyebut diri mereka “Penyihir” memanfaatkan sebagai tanda solidaritas dengan para korban Pembakaran (Burning Times). Meskipun banyak Wicca hari ini mungkin melemparkan mantra dan santet, ini tidak dianggap sebagai bagian integral dari Wicca oleh semua Wicca. Hampir semua agama Wicca memiliki upacara atau praktek psikologis untuk lebih membiasakan diri dengan pencipta, mendorong wawasan dan rasa keberhasilan. Sebagian mungkin mencoba melemparkan ‘mantra cinta‘ atau ‘kutukan’ lainnya.

“The Burning Times” merupakan istilah yang digunakan dalam modern Neo-Pagan merujuk pada penyihir besar Eropa yang diburu dari awal periode modern, bertepatan dengan waktu reformasi dan dilihat oleh banyak orang sebagai langkah penting dalam menghancurkan Kristen dalam agama Pagan atau sebuah gerakan bawah tanah. Beberapa penulis mengklaim sebanyak sepuluh juta orang tewas dalam perburuan penyihir, sementara penelitian terakhir menyebutkan jumlah kematian yang didokumentasikan antara 20 ribu hingga 100 ribuan, lebih dari 80 persen adalah wanita. Berapapun jumlah korban ‘pemburuan penyihir’ dipandang sebagai martir oleh banyak Wicca hingga hari ini. Wicca bukanlah agama tradisional beraliran sihir, dan semua sihir belum tentu bagian dari agama Wicca.

Begitulah Wicca, yang diyakini sebagai kepercayaan pertama di dunia. Meski keberadaannya menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, namun hingga kini eksistensi Wicca dikatakan masih ada.

Next ArticleInilah Ritual Unik Agar Cepat Hamil Di Berbagai Negara