Waspada, Virus Paling Mematikan Bagi Manusia

Virus adalah parasit berukuran kecil yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein atau kombinasi ketiganya. Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas. Karena karakteristik khasnya ini, virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung) atau tanaman (misalnya ­virus mosaik tembakau). Berikut ini beberapa Virus yang mematikan:

1. Hiv

Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun Penyaluran virus HIV bisa melalui penyaluran Semen (reproduksi), Darah, cairan vagina dan ASI. HIV bekerja dengan membunuh sel-sel penting yang dibutuhkan oleh manusia, salah satunya adalah Sel T pembantu, Makrofaga dan Sel dendritik.

Walaupun sudah banyak obat yang dibuat untuk menyembuhkan virus HIV, tetapi obat tersebut hanyalah memperpanjang hidup seseorang, tidak bisa menyembuhkannya dari penyakit HIV. HIV bekerja mulai dari menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Setelah kekebalan tubuh si korban menurun, maka HIV mulai membunuh korban dengan cara menginfeksi saluran pernafasan seperti pneumonia dan TBC.

Dengan jumlah 36 juta orang meninggal karena terserang virus HIV. Angka tersebut sudah tercatat semenjak virus HIV pertama kali ditemukan pada tahun 1980-an. Dan inilah virus yang paling banyak membunuh umat manusia.

2. Virus Ebola

Penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah Ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus Ebola. Masa inkubasi biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sakit kepala. Gejala ini biasanya diikuti dengan mual, muntah dan diare serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Pada kondisi tersebut, orang yang terpapar virus Ebola mulai mengalami masalah pendarahan

Virus Ebola pertama kali muncul dan menyerang orang-orang yang tinggal di Republik Kongo pada tahun 1976. Virus Ebola menyerang dengan sangat cepat melalui kontak darah atau dari darah manusia dan juga hewan yang terkena virus ini. Penyakit ebola pertama kali di sebutkan dengan nama Demam Berdarah Ebola.

Berdasarkan data dari WHO PBB, lebih dari 1600 orang penduduk di negara Liberia, Guinea dan juga Sierra Leone  telah terinfeksi wabah ini. Lebih dari setengah para penderita penyakit ini meninggal dan kesempatan untuk sembuh sampai saat ini hanya 0%.

3. Virus MarBurg

Penyakit Virus Ebola Marburg juga dikenal dengan penyakit Demam Berdarah Afrika, Penyakit Virus Marburg dan Demam Berdarah Virus Ebola. Penyakit Virus Ebola Marburg Merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan penularan dapat terjadi pada semua umur. Antibody dan obat untuk Penyakit Virus Ebola Marburg telah ditemukan namun penanganan pada penderita harus secepat mungkin karena penyakit ini termasuk menular dan mematikan

Angka kematian saat wabah pertama adalah 25 persen, tapi angkanya naik 80 persen pada wabah tahun 1998-2000 di Republik Demokratik Kongo serta pada tahun 2005 wabah menimpa di Angola, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

4. Hanta Virus

Sindrom Hantavirus Pulmonalis (HPS) mendapat perhatian luas di Amerika Serikat pada tahun 1993, ketika seorang yang awalnya sehat yaitu pemuda Navajo dan tunangannya tinggal di daerah Four Corners Amerika Serikat, meninggal dalam beberapa hari saat mengalami sesak napas.

Penyakit ini merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus yang terinfeksi melalui air seni, tinja atau air liur mereka. Kita dapat tertular HPS saat menghirup udara yang sudah tercemar hanta virus penyebab HPS. HPS pertama kali ditemukan 1993 dan hingga kini kasusnya sudah ditemukan di seluruh AS. Pasien akan menjadi terinfeksi terutama karena menghirup udara yang terinfeksi dengan Hanta virus yang mengandung urin. Karena pilihan pengobatan terbatas, perlindungan terbaik terhadap hantavirus pulmonary syndrome adalah untuk menghindari virus dan habitatnya.

Virus ini tidak ditularkan dari satu orang ke orang lain tetapi orang terjangkit penyakit itu dari paparan kotoran tikus yang terinfeksi. Sebelumnya, Hanta virus yang berbeda menyebabkan wabah di awal 1950-an, selama Perang Korea. Lebih dari 3.000 tentara terinfeksi dan sekitar 12 persen dari mereka meninggal.

5. Virus Smallpox

Smallpox atau cacar merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh virus poks (pox virus variolae). Cacar disebut Variola atau Variola Vera yang berasal dari bahasa latin ‘Varius‘ yang berarti bercak atau gelembung kulit. Variola adalah penyakit virus yang disertai keadaan umum yang buruk menyebabkan manifestasi klinis berat dan dapat mengakibatkan kematian penyebaran penyakit ini bersifat kosmopolit tetapi pada daerah tertentu memberi insidens yang tinggi, misalnya di Amerika Tengah dan Selatan, Hindia Barat dan Timur Jauh

Sepanjang sejarah manusia, Smallpox sempat dikatakan mustahil untuk diberantas secara lebih dari ribuan tahun. Namun kita tidak perlu takut lagi karena secara resmi diberitakan bahwa Smallpox terletak di dalam pembuluh darah kecil di balik kulit, mulut dan tenggorokan. Smallpox akan mengakibatkan munculnya bercak merah yang kemudian akan membengkak dengan berisikan cairan. Smallpox muncul dan menyerang manusia sekitar 10.000 tahun sebelum Masehi. Biasanya menyerang anak-anak dan dapat mengakibatkan kematian. Smallpox telah sukses diberantas pada Oktober 2010. Smallpox bertanggung jawab atas meninggal nya 300-500 juta jiwa di dunia pada abad ke-20.

6. Virus Influenza

Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza) yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan dan rasa tidak nyaman secara umum. Virus Influenza telah dikenal sebagai virus pembunuh sejak dulu. Seorang dokter jaman Yunani kuno bernama Hipporates menjadi orang pertama yang menemukan gejala Influenza. Pandemik Influenza telah terjadi sebanyak 3 kali dalam seabad, mengakibatkan jutaan orang meninggal dunia.

Sekali virus Influenza masuk ke dalam tubuh, virus tersebut akan menempel pada sel tubuh dan mematikannya. Sel mati yang ada di udara dapat mengakibatkan hidung berlendir dan tenggorokan serak. Terlalu banyak sel mati yang masuk ke dalam paru-paru bisa mengakibatkan kematian. Vaksin telah dibuat untuk melawan virus Influenza. Tapi virus ini terus menerus berevolusi dan memunculkan varian virus baru.

Fakta keberadaan virus-virus di atas jelas mengancam umat manusia. Namun nggak perlu merasa takut atau panik secara berlebihan. Pasalnya para ilmu dan teknologi kedokteran akan terus berkembang dari masa ke masa untuk menemukan vaksin-vaksin baru yang efektif untuk menangkis bahaya virus-virus di atas.

Next ArticleTernyata Manfaat Petai Sangat Luar Biasa Bagi Tubuh