Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Otak Secara Efektif

Apakah anda mengetahui apa itu penyakit kanker? Nah, kalau anda belum mengetahui dengan jelas apa itu penyakit kanker, tentunya anda bisa memahaminya lebih lanjut Mengenai Penyakit Kanker Otak di artikel yang sudah saya rangkum secara detail. Ya, meskipun penyakit semacam ini tidak langsung anda yang mengalami, setidaknya mencegahnya agar anda tidak merasakan penyakit tersebut. Mungkin ada juga sanak saudara anda yang sedang mengidap penyakit kanker. Siapapun itu yang sedang mengalaminya, anda bisa mengobatinya dan mencegahnya.

Tidak ada penyakit yang nggak bisa di sembuhkan, semua penyakit pasti ada obatnya. Asalkan anda berusaha dengan niat yang besar untuk mengobatinyaKalau tidak ada manusia yang memiliki penyakit, rumah sakit tidak akan pernah ada di dunia ini. Kecuali tubuh manusia terbuat dari baja dan memiliki tulang kawat, meskipun kayak gitu, pasti anda akan mencari panglong juga kalau anda sedang membutuhkan kawat atau baja. Intinya seperti yang saya bilang tadi, semua penyakit ada obatnya. Kecuali jika tuhan berkata lain.

So, anda harus mengetahui segala penyakit kanker yang telah menyerang tubuh manusia. Serta bersiap-siap untuk dapat mencegahnya agar tidak terserang dari penyakit tersebut. Pada umumnya dari beberapa penderita kanker otak juga masih bisa melanjutkan rutinitas normal seperti biasanya, meskipun si penderita dalam perawatan. Namun terkadang penyakit kanker otak bisa saja menimbulkan perasaan seperti kesepian dan terisolasi, pada saat dikeramaian orang.

Kanker Otak juga terkenal dengan Tumor Otak Ganas yang bisa menyebar dengan cepat pada bagian-bagian lainnya, seperti tulang belakang. Namun harus anda ketahui juga, tidak semua Tumor Otak yang bersifat ganas, bisa juga dikatakan sebagai Kanker. Nah, ada yang bersifat jinak dari tumor tersebut, Tumor Otak Jinak merupakan sekumpulan dari sel-sel otak yang tumbuh dengan perlahan dan tidak akan menyebar ke bagian-bagian lainnya.

Tumor Otak merupakan pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar dan tidak bisa terkendali. Penyakit semacam ini yang menyerang otak manusia dengan cara berkembang melalui sel yang sudah menyusun pada jaringan otak dan dari saraf yang keluar masuk ke otak. Bisa juga dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Tidak hanya itu saja, tumor otak juga terbagi menjadi dua, yaitu Sekunder dan Primer

Tumor Otak Sekunder adalah tumor yang awalnya menyerang bagian tubuh lain dan akan menyebar ke otak, sementara itu kalau Tumor Primer adalah tumor yang memang pada awalnya sudah menyerang otak manusia. Pada umumnya, manusia lebih banyak terlebih dahulu mengalami Kanker Otak Sekunder dan akan menyebar ke Otak. Penyakit semacam ini juga bisa anda lihat dari tingkatan perkembengannya dan pertumbuhannya, keganasan tumor otak terbagi menjadi 4 tingkatan, yaitu :

  • Stadium 1 dan 2, biasanya ini masih bersifat jinak.
  • Stadium 3 dan 4, tingkatan ini sudah bersifat ganas

Nah, setelah mengetahui 4 tingkatannya. Saya juga sudah mengulas secara tuntas gejala-gejala Kanker Otak itu sendiri. Ya’ meskipun belum diketahui dengan jelas penyebab yang paling mendasar dari Tumor Otak tersebut. Ada baiknya anda mengetahui Gejala-gejaladari Kanker Otak tersebut. Agar anda dapat mencegah dari bahaya penyakit tersebut. Beikut Ulasannya :

Gejala Kanker Otak

Setelah mengetahui gejala-gejalanya disini, jangan lupa untuk mencegahnya. Karena mengingat penyakit ini sangatlah berbahaya bagi manusia, Bahaya lho kalau nggak dicegah. Gejala tumor otak bervariasi dari satu penderita ke penderita lain tergantung juga dari ukuran dan bagian otak yang terjangkit. Tumor bisa membuat area otak yang terserang tidak berfungsi dengan baik dan akan menekan jaringan otak sehingga menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang. Berikut Gejala yang pada umumnya akan terjadi :

  • Kelelahan Berlebihan dan Sangat gampang mengantuk
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan saat berjalan dan berkomunikasi
  • Muntah-muntah

Jika anda merasakan keluhan-keluhan yang sama seperti diatas, maka segeralah untuk menghubungi atau langsung mendatangi dokter yang sudah ahli dalam penyakit ini. Seram lho kalau tidak segera dicegah, bahkan bisa merenggut nyawa manusia.

Penyebabnya

Sebagian besar kanker otak adalah hasil dari penyebaran kanker yang berasal dari organ tubuh lain melalui aliran darah. Sedangkan penyebab kanker otak yang berasal langsung dari otak masih belum diketahui. Risiko menderita kanker otak primer bisa menjadi lebih tinggi dengan adanya penyakit genetik berikut ini:

  • Sklerosis Tuberose.
  • Sindrom Gorlin.
  • Sindrom kanker Li-Fraumeni.
  • Sindrom Turcot.
  • Sindrom von Hippel-Lindau.

Berikut ini juga adalah faktor-faktor yang sangat berpotensi meningkatkan risiko terjangkit tumor otak:

  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang terdiagnosis dengan tumor otak.
  • Radioterapi. Otak terekspos radiasi saat menjalani tindakan radioterapi.
  • Terpapar zat kimia, seperti formaldehida.
  • Infeksi virus HIV.
  • Merokok.
  • Terpapar racun dari lingkungan sekitar.

Kaitan antara frekuensi radio dari pemakaian ponsel dan tumor otak, masih belum diketahui. Energi dari frekuensi radio dapat menghasilkan panas yang kemudian meningkatkan suhu tubuh dan merusak jaringan sel tubuh yang terpapar. Untuk saat ini, telah disimpulkan bahwa frekuensi radio dari ponsel terlalu rendah untuk menghasilkan efek tersebut. Penelitian untuk memastikan hal ini masih terus berlanjut.

Pengobatan Yang Harus Dilakukan

Penyakit ini harus ditangani secepat mungkin, biasanya dengan tindakan pembedahan untuk mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Jika tidak segera dilakukan pembedahan, kanker bisa berpotensi menyebar dan merusak bagian dari otak dan saraf tulang belakang, bahkan hingga ke organ lainnya.

Sedangkan pada kanker otak sekunder, manfaat perawatan hanya untuk meringankan gejala dan memperpanjang usia saja. Karena kecilnya kemungkinan bagi penderita untuk sembuh total, terutama tumor maupun kanker yang ada sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kanker otak primer memiliki tiga faktor yang bisa memengaruhi hasil pengobatan:

  • Tipe sel otak yang menjadi tumor.
  • Letak tumor di dalam otak.
  • Kondisi kesehatan dan umur penderita saat di diagnosis dengan tumor.

Kemoterapi

Kebanyakan orang lebih memilih pengobatan dengan cara Kemoterapi karena dengan menerapkan pengobatan seperti ini bisa menangani Tumor yang keberadaannya sangat jauh di dalam otak dan sulit juga untuk diangkat tanpa merusak jaringan saraf lainnya. Pengobatan semacam ini juga yang biasa dipakai untuk membunuh sel-sel Kanker dengan cara pengobatan berupa suntikan, tablet dan implan. Nah, di Kemoterapi ini juga bisa menangani pasien yang sudah mengidap Tumor Otak pada Stadium tinggi. Berikut dua obat dalam Kamoterapi :

  • Implan Carmustine. Implan ini akan larut dan melepaskan carmustine untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker.  Beberapa efek samping dari implan Carmustine adalah edema otak (peningkatan kadar cairan otak), infeksi di dalam otak, kejang-kejang.
  • Temozolamide. Obat ini diberikan pada penderita glioma ganas untuk memperlambat berkembangnya tumor setelah perawatan awal atau apabila tumor muncul kembali. Efek samping dari Temozolomide antara lain sakit kepala, konstipasi, letih, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah-muntah

Radioterapi dan Radiosurgery

Sama seperti kemoterapi, Radioterapi serta Radiosurgery juga dilakukan untuk menangani tumor yang berada jauh di dalam otak dan sulit diangkat. Dalam proses Radioterapi, dosis radiasi berenergi tinggi dipusatkan pada tumor untuk menghentikan sel-sel kanker agar tidak terus berkembang.

Sedangkan pada radiosurgery, radiasi yang dipakai memiliki intensitas lebih rendah dan radiasi ini diberikan selama beberapa kali. Fungsi dari Radiosurgery adalah memusatkan dosis radiasi dengan energi tingkat tinggi pada tumor untuk membunuhnya. Perbedaannya, pada Radioterapi ada pada sinar radiasi dengan intensitas yang lebih tinggi, berpusat pada bagian kecil area dari otak dan hanya diberikan selama satu sesi (tidak beberapa kali).

Perawatan paliatif bisa menjadi alternatif jika penderita tidak ingin menjalani perawatan kanker. Perawatan ini bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala akibat kanker dan membuat penderita merasa lebih nyaman. Jika memilih perawatan paliatif, penderita hanya akan mendapat efek samping dari perawatan tanpa menghilangkan tumor. Konsultasikan dengan dokter agar penderita paham dengan apa yang akan terjadi jika memilih untuk tidak dirawat.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan informasi tentang penyakit kanker yang sedang di alami. Akhir kata saya ucapkan terimakasih atas perhatiaannya.

Next ArticleResep Olahan Kerang dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh