Penemuan Arus Listrik

Ahli fisika dari Italia yang bernama Alessandro Volta menemukan reaksi kimia tertentu yang dapat menghasilkan listrik, dan pada tahun 1800 ia membangun baterai listrik yang menghasilkan arus listrik yang stabil, dan dia adalah orang pertama yang membuat aliran bermuatan listrik. Volta juga menciptakan listrik pertama dengan menghubungkan konektor bermuatan positif dan bermuatan negatif dengan mengarahkan ketegangan melalui muatan listrik.

Pada tahun 1831,  Michael Faraday menciptakan Dinamo elektrik untuk menghasilkan arus listrik dalam cara yang praktis. Penemuan Faraday dengan menggunakan magnet yang dipindahkan dalam kumparan kawat tembaga, menciptakan arus listrik kecil yang mengalir melalui kawat. Ini membuka jalan yang baik untuk Ilmuan American Thomas Edison yang bernama Joseph Swan yang menciptakan lampu pijar filamen pada tahun 1878. Sebelumnya, lampu telah diciptakan oleh orang lain, tetapi lampu pijar adalah bohlam praktis pertama yang akan menghasilkan cahaya selama beberapa jam.
Kemudian Swan dan Edison membangun perusahaan patungan untuk menghasilkan lampu pertama filamen yang praktis. Edison  menggunakan sistem arus searah (DC) untuk jalan kota New York pada tahun 1882.

Kemudian pada awal 1900-an Insinyur Amerika yang bernama wizard Nikola Tesla menjadi kontributor penting dengan melahirkan listrik komersial. Ia bekerja sama dengan Edison dan kemudian memiliki banyak perkembangan dalam elektromagnetisme.

Kemudian, penemu berkebangsaan Amerika Serikat dan industrialis yang bernama George Westinghouse mengembangkan percobaan dengan menggunakan motor yang dapat menghasilkan arus listrik.

Orang lain yang bekerja untuk menghasilkan listrik yang berasal dari Skotlandia bernama James Watt dan Andre yang sebagai ahli matematika Dan Ahli fisika yang bernama George Ohm.

 

Next ArticleBagian Islandia Yang Ajaib