Memahami Kesehatan Alat Vital Pria

Apakah anda seorang laki-laki? Jika anda seorang pria, pastinya memiliki penis dong. Kalau perempuan sudah pasti tidak memiliki penis. Setiap pria juga bakal memiliki pertanyaan yang sama semuanya karena pertanyaannya memang satu hal yang wajib diketahui juga. Apakah penis saya normal? Atau apakah air mani seharusnya terlihat seperti itu? Seperti apa sih ciri-ciri penis yang sehat? Jangan malu-malu untuk mengetahui kesehatan penis anda. Toh, demi diri anda sendiri juga nantinya bukan.

Pada umumnya, penis memang memiliki ukuran dan ereksi. Dengan secara keseluruhan semua sangat berhubungan dengan kesehatan tubuh pria dalam hal apa yang normal atau tidaknya dapat berfungsi sebagai indikator awal dari masalah di daerah lain. Jika penis anda tidak bisa ereksi, hal semacam ini tentunya sangat menjadi satu masalah kesehatan anda dalam persoalan sedang berhubungan suami istri di ranjang karena gairah dan seks pastinya akan tidak bisa dirasakan dalam melakukan aktivitas tersebut.

Apakah anda masih ragu dengan kesehatan penis sehingga anda tidak mengetahui berbagai hal tentang kesehatan penis seperti apa yang semestinya. Seandainya masih ragu dengan kesehatan penis anda, maka saya akan sedikit membagi pengetahuan saya untuk mengetahui kesehatan penis karena banyak versi yang bisa anda ketahui tentang kesehatan pada penis anda.

Nah, pada artikel kali ini, saya akan mengupas dengan tuntas mengenai karakteristik fisik dari penis yang sehat. Pertanyaan yang pada awalnya tadi menjadi penasaran, namun setelah anda membaca artikel ini semua akan terjawab secara fakta dan opini. Berikut dibawah ini karakter fisik penis yang sehat :

Warna

Lho, warna kok bisa menjadi salah satu karakter penis yang sehat sih? Saya juga punya alasannya dari pertanyaan anda tersebut. Karena penis yang sehat pasti akan memiliki warna sama mirip dengan rona kulit anda juga. Akan tetapi pada umumnya juga salah seorang pria akan memiliki penis yang warnanya lebih gelap, lebih cokelat atau kemerahan bahkan lebih terang dibandingkan bagian tubuh anda. Namun ada juga pria yang memiliki bintik-bintik hitam pada penisnya.

Nah, jika anda adalah salah seorang yang memiliki penis dengan bercak atau noda yang baru saja timbul dan tidak bisa hilang juga. Maka segeralah mendatangi dokter yang ahli dalam kasus seperti anda alami tersebut. Memang sih, hal seperti jarang para pria yang mengalaminya. Jika ada memar yang hilang dengan cepat pada penis anda, maka hal seperti itu tidaklah berbahaya. Namun memar yang warnanya ungu atau biru gelap yang sudah menyebar, hal seperti ini juga biasanya akan muncul setelah cedera. Kalau yang seperti ini, anda segera berkonsultasi karena dapat menandakan akan ada kerusakan dalam jangka panjang pada ereksi.

Yang pasti, seandainya anda memiliki rona warna kulit penis tidak begitu berbeda dengan warna kulit tubuh anda, maka ini berkemungkinan besarnya anda akan baik-baik saja. Jika pada saat anda merasakan rangsangan, maka penis akan dapat cenderung lebih gelap selama beberapa saat saja. Namun kalau ada perubahan warna yang signifikan dan mendadak serta rasa sakit juga. Anda harus segera menghubungi dokter yang ahli.

Tekstur

Ada apa memangnya dengan tekstur pada kesehatan penis tersebut? Saya juga bakal jawab pertanyan anda ini. Memang kebanyakan pria memiliki penis tidak mulus teksturnya. Normal bagi pembuluh darah pada penis dapat terlihat dan bahkan sedikit timbul di permukaan, terutama jika terangsang. Banyak penis yang sehat juga memiliki folikel rambut pada batangnya, yang terasa seperti benjolan kecil. Selama ukuran benjolan tidak mengkhawatirkan dan memerah atau teriritasi, benjolan ini mungkin merupakan bagian dari kulit alami Anda, seperti Pearly Penile Papules (PPP) atau bintik Fordyce.

Pearly Penile Papule (PPP) adalah kutil kecil yang halus seperti mutiara di kepala penis yang umumnya hadir di usia dewasa muda. PPP merupakan kondisi yang sangat umum, sama sekali tidak berbahaya dan tidak menular, sekitar 25 persen dari populasi laki-laki di dunia memilikinya.

Bintik Fordyce adalah benjolan kecil berwarna merah terang atau senada dengan rona kulit Anda pada batang penis atau buah zakar. Benjolan ini timbul setidaknya pada 50 persen dari populasi pria. Bintik Fordyce merupakan kondisi alami dan tidak memerlukan kekhawatiran khusus, tidak berbahaya dan tidak menular. Namun demikian, benjolan yang besar dan teriritasi dapat memberikan sinyal untuk penyakit kelamin menular, seperti kutil penis bernanah. Anda harus temui dokter jika memiliki ini.

Sangat berkemungkinan juga bagi pria untuk mendapatkan ruam kemerahanya pada penis. Selain penyakit kelamin, bahkan kulit pada penis juga dapat memerah karena teriritasi dari reaksi alergi sabun mandi yang anda gunakan tersebut. Bisa juga karena terlalu banyak gesekan pada aktivitas onani yang anda lakukan. jika iritasi tersebut tidak hilang juga dalam beberapa hari, maka saya sarankan untuk segera menemui dokter. Apalagi kalau anda sangat aktif secara seksual.

Ukuran

Bagaimana bisa mengetahui kesehatan penis dengan ukurannya? Pada umumnya memang ukuran penis memang bervariasi dan semua tidak sama beserta dengan ukuran buah zakar. Kalau di Indonesia, penis dengan ukuran dewasa pada saat ereksi bisa sekitar 12-19 cm. Namun pada saat tidak ereksi atau layu, maka ukuran panjangnya akan berubah sekitar 5-10 Cm.

Beberapa orang dapat memiliki tambahan beberapa cm yang signifikan saat ereksi sementara yang lainnya hanya mendapat tambahan panjang 1-2 cm. Saat kedinginan atau berenang di air dingin atau bahkan grogi, sebuah penis dapat mengerut ke dalam tubuh, tetapi akan memanjang kembali saat mendapat kehangatan. Semua ini normal. Hal ini diakibatkan setengah panjang dari penis yang sebenarnya berada di dalam tubuh — seperti sebuah pohon besar dengan akar kokoh di dalam tanah. Anda tidak dapat melihat pangkal penis Anda tertanam dalam panggul dan menempel di tulang kemaluan Anda. Penis yang sedang ereksi sebenarnya memiliki bentuk seperti bumerang.

Testis kebanyakan pria memiliki ukuran yang seragam, meski umum untuk satu sisi berukuran lebih besar dari yang lain. Satu testis yang menggantung lebih rendah juga umum ditemui dan bukan merupakan kondisi medis serius. Umumnya, testis harus terasa halus, tanpa ada benjolan atau gumpalan. Di belakang testis, terdapat sebuah ‘tabung’ lunak yang disebut epididymis. Jika Anda melihat perubahan atau sesuatu yang aneh — satu testis membesar dan memiliki gumpalan keras, mengeras dan rasa sakit yang bisa menandakan kanker — penting untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit.

Penis dapat mengecil karena beberapa alasan. Merokok, salah satunya. Merokok berdampak pada perkembangan aterosklerosis, alias penumpukan plak dalam arteri. Plak ini akan menyumbat pembuluh darah jantung, termasuk pembuluh darah yang bertugas mengirim darah ke penis selama ereksi. Penyumbatan pembuluh darah yang ditambah dengan racun bahan-bahan kimia dari rokok dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Hal ini dapat menyebabkan ukuran penis menyusut 1-2 centimeter akibat pengapuran pembuluh darah. Merokok juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan penis yang dapat mempengaruhi kemampuan penis berfungsi secara normal, di samping ereksi.

Bentuk

Beberapa penis dapat menggantung ke satu sisi atau lainnya. Beberapa penis juga dapat memiliki sedikit lekukan, bahkan saat ereksi. Kondisi ini termasuk umum dan tidak memerlukan kekhawatiran besar, terutama jika lekukan ini telah ada sejak bayi. Namun, jika penis Anda tiba-tiba bengkok — akibat Peyronie’s disease, yang merupakan penumpukan plak jinak — dan menimbulkan nyeri saat seks, hubungi dokter. Kondisi ini mudah diobati.

Selain itu, setiap kali Anda mengalami ereksi di pagi hari atau masturbasi, sebenarnya hal ini adalah cara tubuh untuk menjaga kebugaran bentuk penis. Otot penis harus tetap menerima oksigen melalui aliran darah yang dapat menyebabkannya membesar dan ereksi. Jika seorang pria tidak mengalami ereksi normal, jaringan penis dapat menjadi kurang elastis dan menyusut, yang dapat membuat penis 1-2 cm lebih pendek. Tapi tenang, jika Anda secara fisik masih bisa ereksi namun tidak mengalaminya dalam sehari, otak memiliki program pemeliharaan penis otomatis.

Beberapa orang tidak mampu secara fisik untuk mengalami ereksi, seperti setelah mengalami trauma atau kerusakan saraf, atau mereka yang memiliki diabetes. Pada kasus seperti ini, sebuah perangkat seperti pompa vakum, yang berfungsi memaksa penis membesar dengan asupan darah, dapat membantu pria yang memiliki masalah ereksi fisik untuk mempertahankan penis yang sehat.

Kulit Kulup

Beberapa pria disunat, beberapa lainnya tidak dan masih memiliki kulit kulup utuh. Keduanya merupakan hal yang umum di kebudayaan Indonesia. Kulit kulup adalah lapisan kulit tipis yang menutupi kepala penis pada pria yang tidak disunat. Saat terangsang, kulit kulup akan menarik diri yang akan memperlihatkan kepala penis.

Yang penting untuk diingat, selalu jaga kebersihan kulit kulup. Minyak, keringat, kotoran, dan kulit mati dapat menumpuk di bawahnya, yang dapat membentuk kerak putih atau kekuningan yang disebut smegma. Smegma termasuk normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup bersihkan saat Anda mandi untuk menghindari infeksi ragi.

Seperti vagina, kulit penis adalah lingkungan yang ideal untuk bakteri berkembang biak. Tetapi, jumlah bakteri akan tergantung pada apakah pria tersebut disunat atau tidak. Dilansir dari Medical Daily, ada lebih sedikit bakteri ditemukan pada kelompok pria yang disunat daripada yang tidak. Sunat mengubah ekologi bakteri pada penis, yang mungkin dapat menjelaskan mengapa tindakan ini dapat mengurangi risiko HIV.

Ejakulasi

Ketika seorang pria akan mendapat rangsangan, maka ia akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Jumlah air mani saat satu kali ejakulasi biasanya kurang dari satu sendok teh, tetapi hal ini bervariasi antar pria. Cairan ejakulasi biasanya berwarna putih susu, meski sebagian pria memiliki cairan yang berwarna sedikit kekuningan. Jika ejakulasi terasa sakit atau Anda tidak bisa ejakulasi, hubungi dokter. Cairan ejakulasi yang mengandung darah juga harus diperiksa.

Air mani memiliki konsistensi dan tekstur yang juga bervariasi. Sewaktu-waktu, air mani dapat tampak lebih kental dan menggumpal daripada biasanya. Umumnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Perubahan konsistensi dan tekstur dipengaruhi oleh pola makan dan asupan nutrisi terakhir sebelum ia ejakulasi, terakhir kali ia ejakulasi, dan seberapa terangsangnya mereka.

Sensitivitas

Penurunan sensitivitas penis merupakan hal yang normal seiring dengan bertambahnya usia, meskipun seberapa banyak derajat penurunannya tidak dapat dijelaskan secara rinci. Umumnya, sensitivitas sebuah penis diukur oleh sedikitnya jumlah stimulasi yang bisa dirasakan dan disebut ambang sensorik. Penurunan sensitivitas akibat usia sering dikaitkan dengan penurunan jumlah testosteron dan perubahan sensitivitas reseptor androgen. Sensitivitas akan mulai menurun di usia 25 tahun, dan penurunan paling tajam terlihat pada pria usia 65-75 tahun.

Nah, jika anda sudah mengetahui segalanya tentang kesehatan penis menurut karakteristiknya, maka jagalah kesehatan penis anda agar bisa berguna untuk masa depan anda. So, tidak perlu juga anda untuk membanding-bandingkan penis anda dengan orang lain. Seperti yang sudah anda ketahui, setiap penis pria sudah pasti akan berbeda-beda tentunya. Hidup secara alami saja sudah cukup untuk anda menikmatinya.

Semoga artikel ini bisa berguna bagi para pembaca sekalian untuk mengetahui kesehatan penis anda. Akhir kata, saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas waktu dan perhatiannya.

Next ArticlePubertas Dini, Berbahaya Atau Tidak Bagi Kehidupan Anak?