Manfaat Ciuman Bibir Dan Dampaknya

Ciuman merupakan salah satu bumbu ketika menjalani hubungan percintaan. Ibarat sayur tanpa garam, percintaan akan hambar rasanya jika tidak melakukan aktifitas ciuman. Dari beberapa ciuman, ciuman bibir lah yang paling disukai dan disenangi oleh setiap pasangan. Bahkan, aktifitas ciuman mulut ini dianggap oleh sebagian orang sebagai budaya dan telah menjadi ciri modern di era globalisasi saat ini

Berciuman emang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. tentu saja berciuman disini adalah ciuman atas dasar cinta dan bukan karna nafsu belaka. ciuman karna cinta akan membangkitkan semangat dan hormon-hormon tubuh akan berkerja dengan maksimal. ciuman dengan penuh cinta akan memciptakan kebahagian

Berikut manfaat ciuman bibir :

 

1. Membuat Suasana Hati Senang

Saat kita berciuman otak kita bereaksi dengan hormon dopamin yang membuat hati kita semakin senang, kemudian hormon serotonin yang meningkatkan suasan hati menjadi lebih tenang. Suasana hati yang berpadu dengan emosi membuat kita melupakan beberapa masalah membuat pikiran rilek loo.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sama seperti air liur dapat membantu kebersihan mulut, juga dapat memberikan sistem kekebalan tubuh Anda. Ada lebih dari 700 jenis bakteri di dalam mulut manusia. Oleh karena itu, bertukar air liur saat ciuman dapat memperkenalkan tubuh untuk bakteri baru. Penelitian telah menunjukkan bahwa memiliki jumlah beragam bakteri dalam tubuh kita berhubungan dengan kesehatan yang lebih baik. Khususnya ketika datang ke mikrobiota atau mikroorganisme yang hidup di dalam tubuh kita.

3. Menurunkan kecemasan

Berciuman telah terbukti menurunkan hormon stres kortisol dan meningkatkan serotonin yaitu bahan kimia yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan suasana hati di otak. Selain itu ciuman juga telah memiliki manfaat yang sama dengan meditasi, terutama dari kemampuannya untuk melepaskan oksitosin, yang juga dikenal sebagai hormon cinta sehingga dapat menurunkan kecemasan.

4. Membakar kalori tubuh

Sama halnya dengan berolahraga ciuman dapat membakar berkisar dua hingga enam kalori per menit. Sementara ciuman dengan lidah yang menggunakan semua otot di wajah dapat membakar hingga 26 kalori per menit. Seperti penelitian mengungkapkan setidaknya Anda menggunakan 30 otot saat berciuman, yang membantu menjaga pipi tetap tidak kendur

5. Mengurangi reaksi alergi

Dr Hajime Kimata, ahli allergology di sebuah klinik di Jepang, dan merupakan salah satu menyandang piala Nobel mengungkapkan 30 menit dari ciuman dapat mengurangi efek dari reaksi alergi. Menurutnya berciuman dengan pasangan sembari mendengarkan musik lembut menjadi salah satu terapi untuk menghilangkan alergi.

6. menurunkan tekanan darah

Karena bibir terdiri dari pembuluh darah, saat ciuman pembuluh darah melebar sehingga memungkinkan darah mengalir ke organ-organ vital lainnya. Ciuman menurunkan kadar kortisol, yang tidak hanya menurunkan kecemasan, tetapi juga tekanan darah.

7. Memperlambat penuaan

Karena berciuman meningkatkan aliran darah ke wajah sehingga merangsang produksi kolagen dan protein yang berlimpah. Kedua hal ini dibutuhkan untuk kulit yang lebih segar terawat. Anda juga jauh terlihat lebih muda.

8. Membakar kalori tubuh

Sama halnya dengan berolahraga ciuman dapat membakar berkisar dua hingga enam kalori per menit. Sementara ciuman dengan lidah yang menggunakan semua otot di wajah dapat membakar hingga 26 kalori per menit. Seperti penelitian mengungkapkan setidaknya Anda menggunakan 30 otot saat berciuman, yang membantu menjaga pipi tetap tidak kendur.

9. Meningkatkan hasrat seksual

Ciuman meminta otak Anda untuk melepaskan obat mujarab kebahagiaan yang terkandung dalam bahan kimia seperti serotonin, dopamin, dan oksitosin. Selain itu, testosteron yang merupakan hormon yang bertanggung jawab untuk dorongan seks pada pria dan wanita dilepaskan ke dalam air liur selama ciuman yang lama.

Dampak ciuman bibir yang harus anda ketahui :

Sayangnya dibalik kenikmatan ciuman bibir, aktifitas ini kadang menjadi sumber penularan penyakit dan bisa memberikan ancaman yang membahayakan bagi manusia. Adapun bahaya ciuman bibir diantaranya:

1. Mendatangkan Penyakit Infectious Mononucleiosi

Penyakit Infectious Mononucleiosi atau kissing disease merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus cytomelago. Virus ini terdapat pada kelenjar air liur, air seni, sperma, lendir leher rahim, air susu ibu dan darah. Jika masuk melalui air liur, virus ini akan masuk ke dalam sel epitel pada bagian luar mulut dan tenggorokan sehingga hal ini memungkinkan virus untuk berkembang biak yang pada akhirnya bisa menginfeksi sel darah putih. Bukan hanya melalui ciuman mulut yang berlebihan, penyakit ini juga bisa menular melalui donor darah, transplantasi organ, oral seks dan persalinan.

2. Mengalami Masalah Pada Bagian Otak

Penyakit kissing disease yang ditimbulkan akibat ciuman mulut, ternyata bisa menyerang selaput otak sehingga jaringan otak akan layu. Akibatnya, sel-sel otak secara perlahan akan mengalami kematian. Gejala yang dirasakan biasanya berupa kesulitan mendengar, gangguan dalan melihat, serta lumpuh.

3. Menyebabkan Herpes

Herpes yang merupakan penyakit radang kulit juga bisa disebabkan oleh ciuman mulut, yang bisa menimbulkan gelembung-gelembung berisi air pada kulit. Penyakit ini umumnya mucul pada mulut dan pinggang bagian atas. Selain itu, herpes simplex juga bisa muncul dengan gejala sariawan pada mulut. Herpes biasanya sangat gampang menular ke orang lain ketika lesi telah terbentuk atau meletus atau bisa juga terjadi saat ciuman mulut. Bahkan virus ini bisa menyebar ke orang lain dari lokasi leci dan jika herpes sudah sembuh.

4. Menyebabkan Kutil

Kutil biasanya timbul akibat dari penebalan lapisan kulit luar yang terjadi secara berlebihan. Kutil umumnya disebabkan oleh virus HPV yang biasa menyerang kulit. Penularannya bisa melalui kontak langsung seperti melalui ciuman mulut yang dalam.

5. Mendatangkan Meningokokus

Penyakit Meningokokus merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri sehingga bisa membahayakan penderitanya, sebab penyakit ini berupa radang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Bakteri ini bisa menular melalui kontak langsung seperti berciuman atau melalui air liur si penderita.

6. Menyebabkan Sipilis

Sipilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset treponema palladium sub-spesies palladium. Pada umumnya penyakit ini menular melalui kontak seksual atau dalam masa hamil dari ibu ke janinnya. Namun, baru-baru ini terdapat laporan yang mengatakan bahwa sipilis juga bisa menyebar dengan melakukan ciuman mulut secara terus menerus karena bakteri ini bisa menempel pada luar dan dalam mulut termasuk lidah. Oleh karena itu, penyakit ini harus segera diobati karena jika tidak disembuhkan, maka bisa mengakibatkan kebutaan hingga kerusakan otak.

7. Mendatangkan Penyakit Lainnya

Selain dari beberapa penyakit yang telah disebutkan diatas, ciuman mulut juga bisa menularkan penyakit lainnya seperti ISPA (Infeksi Saluran Penafasan Akut), TBC (penyakit yang menyerang paru-paru yang biasa ditandai dengan batuk darah), Hepatitis (penyakit kuning atau radang hati), dan Thyfoid (penyakit yang menginfeksi usus halus atau tyfus). Dari beberapa penyakit ini, sebaiknya penyakit hepatitis yang lebih diwaspadai sebab infeksi ini bisa terjadi jika darah dan air liur yang terinfeksi langsung bersentuhan dengan selaput lendir aliran darah orang lain.

Namun Anda masih bisa mencegah hal itu terjadi dengan cara-cara berikut :

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk terhindar dari bahaya ciuman bibir adalah dengan menjaga kebersihan mulut. Rutinlah menyikat gigi pada pagi dan sebelum tidur malam, atau setelah makan. Sampaikan pula hal ini kepada pasangan Anda.

Ketika Anda sedang batuk atau pilek, pasti Anda tidak ingin orang lain minum atau makan dari peralatan yang sama dengan Anda. Itu dilakukan karena bisa membuat seseorang tertular penyakit Anda. Hal ini berlaku pula ketika Anda berciuman. Maka hindari berciuman ketika Anda atau pasangan sedang mengidap penyakit atau terdapat luka pada bibir serta mulutnya. Jika Anda sayang pada pasangan, Anda harus jujur kepadanya ketika Anda sedang menderita penyakit tertentu. Orang yang benar-benar sayang kepada pasangannya tentu tidak akan menjerumuskannya ke dalam bahaya.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi risiko terkena virus atau bakteri adalah dengan melakukan vaksinasi. Suntik kekebalan tubuh pada virus penyakit ini sangat dianjurkan, terutama buat Anda yang belum pernah mendapatkannya sewaktu kecil. Anda bisa menanyakan kepada dokter mengenai suntik vaksin apa yang bisa didapatkan untuk mencegah tubuh terinfeksi virus atau bakteri akibat berciuman.

Dengan mengetahui beberapa bahaya ciuman bibir, maka sebagai manusia kita harus tetap waspada. Intinya seseorang harus mengetahui secara baik dengan siapa ia berciuman. Oleh karena itu, jangan membiasakan gonta-ganti pasangan agar bisa mengurangi resiko terkena penyakit. Adapun berciuman mulut yang baik seharusnya hanya dilakukan terhadap pasangan sejati seperti suami atau istri. Dan yang tak kalah pentingnya jagalah kesehatan mulut.

Next ArticlePenyebab Dan Tanda Penyakit Lupus