Lokasi Bunuh Diri Yang Terkenal Di Dunia

Bunuh diri merupakan tindakan menghilangkan nyawa sendiri secara disengaja. Biasanya orang yang melakukan tindakan bunuh diri mengalami depresi yang amat berat dan tak mampu lagi menanggung beban hidup. Oleh karena itu mereka berpikir satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalahnya yaitu dengan jalan bunuh diri. Dengan melakukan bunuh diri banyak orang mengangap semua masalah akan selsai padahal bunuh diri bukanlah solusi terbaik untuk dilakukan. Nah, di dunia ini fenomena bunuh diri terjadi di seluruh Negara bahkan ada beberapa tempat yang dijadikan tempat populer warganya untuk melakukan bunuh diri. Nah, berikut ini ada beberapa tempat populer untuk bunuh diri di dunia.

1. Jembatan Colorado Street 

Ini adalah jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki yang berada di Pasadena. Jembatan ini memiliki panjang 500 meter dan dibangun pada tahun 1913 sehingga menjadikannya salah satu jembatan yang menjadi tonggak sejarah di sana. Sesuai dengan fungsinya, jembatan ini menghubungkan dua daerah di pegunungan San Gabriel yang terpisahkan sungai Los Angeles.

Tidak seperti jembatan lainnya yang terkenal karena keindahan arsitekturnya, jembatan ini malah terkenal karena cerita miring yang membayanginya. Lokasi ini dikenal lantaran sebagai tempat dimana sekitar 150 orang mengakhiri hidup mereka. Kasus bunuh diri yang paling mencengangkan terjadi di tahun 1937 dimana seorang ibu muda melemparkan bayinya dari atas jembatan kemudian dia menyusul sesudahnya. Sang ibu akhirnya meninggal namun bayinya selamat setelah mendarat di beberapa ranting pohon.

2. Gap

Di Australia terdapat sebuah tebing di pinggir pantai yang memiliki celah dan menjadi tempat favorit orang-orang yang sedang depresi untuk mengakhiri hidupnya. Sejak tahun 1800-an tempat itu telah terkenal sebagai lokasi untuk bunuh diri. Pada tahun 2000-an mulailah dikumpulkan dana untuk membangun pagar yang tinggi dan juga kamera pengintai di sekitar tebing. Gunanya adalah untuk mengawasi setiap gerak-gerik orang yang berada di pinggir tebing yang berpotensi melakukan aksi bunuh diri. Di sana pula dibangun rumah yang ditinggali oleh Don Ritchie yang selalu sabar menasihati setiap orang yang terlihat ingin lompat ke laut. Karena kamurahan hatinya itu ia dijuluki dengan malaikat tebing. Selama 50 tahun ia tinggal di sana setidaknya sudah lebih dari 160 orang yang ia selamatkan dari percobaan bunuh diri.

3. Gunung Mihara

Ini merupakan tempat yang terkenal di Pulau Oshima, Jepang dan bagian dari kebudayaan Jepang. Selain dari ini, Gunung Mihara merupakan salah satu tempat paling popular sebagai tempat bunuh diri yang menyaingi Hutan Aokigahara, Jepang. Hal ini disebabkan karena Gunung Mihara merupakan gunung berapi yang masih aktif.

Hal ini dimulai di tahun 1933 oleh seseorang yang bernama Kiyoko Matsumoto, seorang pelajar berumur 21 tahun. Ia melompat ke gunung berapi ini dan langsung lenyap karena panasnya api tersebut yang mencapai 1.200 oC. Hal ini kemudian menjadi tren di kalangan orang Jepang saat itu, hingga di tahun itu diketahui ada 944 orang yang melompat bunuh diri.

Karena ini pihak berwajib mulai membuat pagar pengaman untuk mencegah orang-orang melompat bunuh diri. Walaupun dikatakan hal ini telah berhasil memberhentikan tindakan bunuh diri, tidak ada yang mengetahui secara pasti, karena walaupun mereka melompat bunuh diri tidak akan ada yang dapat menemukan tubuh mereka.

4. Jembatan Golden Gate

Jembatan yang dibangun di tahun 1937 ini merupakan tempat paling umum kedua untuk kasus bunuh diri. Sejak dibangunnya jembatan ini, telah diketahui ada lebih dari 1500 kasus bunuh diri yang terjadi di tempat ini dan pihak berwajib mengataan bahwa angka ini pada kenyataannya dapat lebih tinggi lagi. Hal ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa tidak semua kasus bunuh diri diketahui, dapat saja terjadi di malam hari dan seterusnya.

Bahkan karena terkenalnya tempat ini sebagai tempat bunuh diri, pencegahan untuk hal ini mulai dibangun di jembatan ini. Dimulai dari pihak patroli yang memang ahli dalam menangani kasus bunuh diri hingga net pengaman yang sedang dalam pengembangan.

5. Air Terjun Niagara

Air terjun yang seindah ini juga tak lepas dari cerita kelam. Niagara merupakan air terjun terbesar di dunia yang juga menjadi tujuan favorit traveler untuk berwisata. Di lokasi ini juga sering terjadi kasus bunuh diri, sampai-sampai ada istilah musim bunuh diri di tempat ini. Musim bunuh diri di Air Terjun Niagara biasanya dimulai pada akhir pekan Memorial Day yang berlangsung pada akhir mei.

Pada musim tersebut dilaporkan terjadi 20-25 orang melakukan aksi bunuh diri dengan terjun ke dalam derasnya air terjun. Dengan jumlah yang sebesar itu maka lokasi air terjun Niagara menjadi tempat ke-2 yang memiliki kasus bunuh diri terbesar di Amerika. Ada fakta aneh dibalik banyaknya kasus bunuh diri di sana dimana orang-orang yang akan melakukan bunuh diri memilih hari senin untuk melakukan aksi nekadnya dan waktu paling populer adalah pada jam 16.00 waktu setempat.

6. Stasiun Bawah Tanah London

Stasiun kereta bawah tanah London mungkin merupakan salah satu sistem angkutan umum paling terkenal di dunia. Tetapi tempat ini juga menjadi sering menjadi salah satu lokasi saksi mata bunuh diri terkenal di dunia. Banyak kereta super cepat yang melaju dijadikan tenaga penghancur untuk mereka manusia depresi dan putus asa yang ingin mengakhiri hidup. Stasiun kereta yang paling terkenal dijadikan tempat bunuh diri adalah stasiun King’s Cross dengan sekitar 145 kematian karena bunuh diri antara sekitar tahun 2001-2011.

Nah, itulah beberapa tempat populer masyarakat dunia untuk melakukan bunuh diri.

Next ArticleWabah Aneh Yang Pernah Melanda Dunia