Kumpulan Pasukan Yang Berani Mati Di Dunia

Berani mati merupakan kalimat yang bermakna terhadap rela berkorban demi apa yang dituju dan yang diselamatkan, pengertian dalam berani mati dapat juga dikatakan orang yang rela mengorbankan nafas dan jiwanya terhadap sesuatu yang dijunjung, lebih spesifik dapat dikaitkan terhadap pengorbanan kepada negara. Banyak prajurit pada zaman dahulu (perang dunia) yang rela mati demi tercapainya tujuan atau mempertahankan suatu yang urgen.

Sebagai prajurit, tentunya merupakan sebuah keahlian yang harus dimiliki yaitu dengan adanya sifat yang pemberani. Sifat ini harus dimiliki oleh banyak prajurit, namun diantara banyaknya prajurit yang ada di dunia, beberapa ada yang keberaniannya sangat luar biasa. Mereka tidak takut akan apapun termasuk tidak takut pada kematian yang membayang-bayanginya. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa keberanian prajurit yang sangat hebat dan tidak takut mati.

1. Frank Luke

Frank Luke merupakan satu dari sekian banyak pilot pesawat tempur Amerika yang mempunyai reputasi terbaik. Singkat cerita penerbangan terakhir luke tepat terjadi di Perancis kota Murvaux tahun 1918. Beliau mengalami pertempuran dengan sendirian, namun beliau berhasil menjatuhkan 2 balon udaranya ke arah musuh, sehingga membuat banyak pesawat tempur musuh untuk mengejarnya.

Walaupun terkepung, tidak menyurutkan niat Luke untuk terus menyerang. Luka-luka parah yang beliau alami akibat rentetan tembakan senapan mesin musuh tak dihiraukannya, yang ada hanya suatu kobaran semangat yang membara, hal tersebut membuat Luke untuk memutuskan mendarat dengan darurat disuatu lapangan terbuka.

Walau sadar telah dikepung dari segala penjuru dan tahu bakalan akan mati, Luke tetap bersih kukuh untuk tidak mati sia-sia. Beliau dengan sigap mengeluarkan pistol Colt Model 1911 miliknya untuk menembak tentara-tentara musuh disaat-saat terakhir nya dan akhirnya beliau tewas karena mendapati luka tembak didada dan punggung. Dengan hal tersebut akhirnya membuat beliau dianugerahi penghargaan kehormatan “Medal Of Honor” untuk pertama kalinya sebagai penerbang pesawat tempur Amerika yang berani mati.

2. Thomas A. Baker 

Sersan Baker adalah bagian dari gabungan angkatan darat dan laut Amerika Serikat yang ditugasin buat merebut pulau Mariana Saipan dari tangan Jepang. Di satu hari saat beberapa pasukannya terdesak serangan senapan mesin dari musuh, baker mengambil sebuah peluncur roket berlari beberapa meter menuju bunker tentara jepang dan Duarrr. Satu tembakan roket membuat bunker kecil itu hancur rata dengan tanah. Saat hari terakhirnya, Baker menyadari kalau dia beserta pasukannya kini berhadapan sama 5.000 lebih tentara jepang bersenjata lengkap plus bayonet.

Terkepung dari tiga arah sekaligus, baker bersiap untuk melakukan serangan. Gelombang serangan pertama dari tentara jepang membuatnya mendapatkan luka yang cukup serius, saat pelurunya habis dia menggunakan apapun yang ada didepannya sebagai senjata, bahkan dia sempat menghajar beberapa musuh dengan tangan kosong. Karena terluka parah, Baker lalu ditandu dari medan pertempuran. Saat itu hampir semua tentara Amerika terpaksa dipukul mundur, tapi Baker rupanya menyadari dirinya yang terluka hanya akan memperlambat pasukannya.

Satu permintaan terakhir, dia minta diturunkan dan dibaringkan kebelakang pohon, berbekal sepucuk pistol Colt 1911 terisi 8 peluru penuh dia menyuruh semua pasukannya untuk segera mundur secepat mungkin. Saat Amerika berhasil merebut pulau Saipan dibulan itu juga, mereka menemukan jasad Baker masih bersender di tempat yang sama saat mereka tinggalkan. Pistol Colt 1911 yang dipegangnya telah kosong. Didepannya kini tergeletak 8 tentara Jepang yang tewas, sama seperti jumlah peluru yang dimiliki baker disaat terakhirnya.

3. Saito Mushashibo Benkei

Salah satu prajurit yang pemberani adalah seorang yang berasal dari China bernama Saito Mushashibo Benkei yang akrab dipanggil Benkei. Benkei ini adalah seorang prajurit yang sangat hebat yang awalnya bergabung dengan sebuah kuil dan menjadi biarawan. Namu karena tidak sejalan dengan minatnya, akhirnya Benkei yang merupakan seorang raksasa ini bergabung menjadi tentara yang paling hebat saat itu dengan Yoshitomo sebagai duo perang yang sangat hebat.

Hingga akhirnya masa kejayaan dua prajurit perang itu sudah ada dibawah sehingga menyebabkan Yoshitomo ingin meninggal dengan cara yang terhormat yaitu dengan mengadakan ritual bunuh diri dengan Benkei yang diminta untuk menjaga pintu agar tidak ada orang yang mengganggunya. Hal ini dilakukan oleh Benkei dengan sangat baik hingga Benkei inipun ikut mati karena serangan banyak prajurit yang ingin mengganggu ritual dari Yoshitomo ini. Karena keberaniannya ini akhirnya dibentuklah sebuah patung yang mempresentasikan keberanian dan ciri Benkei ini.

4. Vikings Di Jembatan Stamford

Pada tahun 1066, waktu itu sejumlah Viking yang memutuskan untuk istirahat sejenak sebelum melakukan invasi disergap oleh pasukan Inggris ditempat yang dikenal dengan Jembatan Stamford. Karena diserang tiba-tiba, mereka tidak sempat melakukan persiapan dan seluruh peralatan mereka masih tertinggal di kapal. Kelompok Viking yang terserang terbagi dua, satu disisi timur dan yang satu lagi di sisi barat jembatan. Setelah menghabisi kelompok yang berada disisi timur, kelompok pasukan Inggris itu lalu memutuskan untuk menghabisi kelompok lainnya yang ada disebelah barat. Saat mereka mencoba menyebrangi jembatan itulah, seorang Viking bertubuh besar lengkap dengan kapak ditanggannya telah berdiri, bersiap membunuh siapa saja yang mencoba melewatinya.

Viking ini ternyata bukan prajurit sembarangan, dengan kapak miliknya ia bisa menghancurkan baju jirah, helm dan perisai layaknya sepotong tahu, sabetan pedang pun tidak membuatnya roboh, bahkan dia seperti tidak merasakan sakit sama sekali. Puluhan prajurit Inggris pun tewas satu persatu, perlahan demi perlahan mereka kewalahan. Mereka tidak bisa melewati jembatan selama Monster Viking itu berada di atasnya.

Sampai akhirnya salah prajurit menemukan kelemahan si Viking itu. Dia lalu diam-diam menyiapkan perahu dan berenang menuju bawah jembatan. Mungkin karena sibuk menghajar orang didepannya, si Viking itu tidak menyadari kalau ada musuh berada tepat dibawah tempat dia berdiri. Dengan satu tusukan, tombak pun menembus jembatan dan tepat menusuk selangkangan si Viking serangan vital ini membuat Viking itu roboh, lalu dengan sigap pasukan Inggris pun mengeroyok si Viking yang telah sekarat itu hingga tewas. Pertempuran ini akhirnya dimenangkan oleh Inggris dan lebih dari 6000 Viking tewas. Peristiwa ini kemudian menjadi apa yang dikenal dengan sebutan “Akhir Bangsa Viking.

5. Agis III of Spartans

Salah seorang keturunan Spartans, bernama Agis III ini adalah seoang prajurit dan pimpinan yang hebat yang memiliki banyak keberanian. Agis III yang saat itu sedang menyiapkan pasukan untuk melawan Macedonias ini membuat Agis kalah jumlah, namun hal tersebut tidak membuat Agis ini pantang menyerah bahkan dengan kekuatannya ini membuat Agis terus maju dan membela prajuritnya yang lain. Bahkan ketika Agis ini telah menerima luka parah, dia tetap bisa berdiri dan menyuruh pasukannya mundur. Melihat semangat dari Spartans ini membuat pasukan Macedonias ini mundur, namun malang nasib Agis ketika meninggal karena lemparan tombak yang tepat mengenai badannya. Tidak ada yang sia-sia dan Agis berhasil menyelamatkan nyawa pasukannya yang lain dan memberi mereka pengalaman yang terbaik dalam berperang.

Itulah lima pasukan berani mati yang dikenal sangat gahar dalam peperangan. Konsep yang mereka usung adalah rela mati dengan satu nyawa asal bisa membunuh banyak musuh.

Next ArticleInilah Penyakit Bentuk Tubuh Apel Dan Pir