Deretan kelainan Pada Mata Yang Mengerikan

Mata adalah salah satu panca indra yang berfungsi sebagai organ penglihatan. Sama halnya dengan panca indra lainnya, mata juga sangat penting untuk kita jaga kesehatannya. Mata juga memiliki kelainan atau penyakit langka. Katarak dan kebutaan adalah yang paling umum menyerang mata. Tapi selain itu, ada kelainan-kelainan lainnya yang lebih mengerikan lagi dari pada katarak atau buta dan Mungkin Anda belum pernah mendengar atau melihatnya. Nah, berikut ini ada beberapa kelainan mata yang sangat aneh dan langka.

Menangis Darah

Haemolacria atau lebih dikenal dengan menangis darah mungkin menjadi salah satu kelainan pada mata paling langka sekaligus menyeramkan. Pada tahun 2009 seorang remaja bernama Calvino Inman mengalami menangis darah suatu hari. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit dan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti scan CT, MRI dan USG. Namun beberapa tes itu tidak membawakan hasil yang pasti untuk menguak penyebab haemolacria.

Selain Calvino ada orang lain yang mengalami hal serupa, ia bernama Michael Spann. Awalnya Spann mengalami sakit keras di kepalanya, tiba-tiba pendarahan mulai muncul di matanya, hidung dan mulut. Semenjak saat itu, ia suka menangis darah setidaknya satu atau dua kali dalam seminggu. Meskipun penyebabnya masih belum diketahui, namun sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004, mereka melihat empat orang penderita haemolacria sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis.

Mata Bintang

Selain aneh, kondisi mata bintang juga sangat langka terjadi di dunia. Namun pria Austria pernah mengalami kondisi seperti ini setelah terkena pukulan di matanya beberapa bulan sebelumnya. Ketika penglihatannya memburuk, ia pun berkunjung ke dokter spesialis mata. Para dokter terkejut mendapati kelainan aneh ini dimana didapati katarak berbentuk bintang sempurna. Lalu katarak pun dihilangkan dan diganti dengan lensa.

Kondisi yang sama juga dialami oleh seorang teknisi listrik yang sempat terkena sengatan listrik sehingga memiliki katarak berbentuk sama dengan pria Austria tadi. Menurut pendapat medis, mata bintang dapat terbentuk karena terkena tekanan keras pada mata sehingga memunculkan gelombang kejut yang merusak struktur lensa.

Beda Warna Mata

Heterochromia adalah suatu kondisi dimana warna pada kedua mata berbeda antara kiri dan kanan. Kondisi ini biasanya disebabkan karena faktor genetik atau keturunan, namun tidak menutup kemungkinan karena kelainan sejak bayi dalam kandungan. Kebanyakan penderitanya memiliki warna mata yang tidak jauh berbeda, hanya sedikit perbedaan warna antara kedua bola mata. Namun beberapa penderita mengalami kondisi beda warna total antara kedua bola mata seperti mata kanan berwarna biru dan mata kiri berwarna coklat.

Mata Merah

Orang Indonesia biasanya memiliki warna mata hitam atau cokelat, sedangkan orang barat biasanya memiliki mata yang biru. Namun pernahkah kamu melihat mata yang berwarna merah? Biasanya orang yang memiliki warna mata merah adalah orang albino.

Orang albino cenderung memiliki warna mata merah karena mengalami kondisi yang disebut albinisme atau kondisi yang disebabkan kurangnya melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit dan rambut.Kekurangan melanin ternyata juga dapat mempengaruhi warna mata sehingga membuat mata itu berwarna merah atau merah muda. Selain itu kekurangan melanin bisa membuat retina tidak bekerja secara efisien dalam menyerap cahaya. Hal itu bisa menyebabkan fotofobia, sebuah kondisi yang bisa membuat mata kesakitan kalau melihat cahaya yang terang.

Kelumpuhan Mata

Ternyata mata juga bisa mengalami kelumpuhan seperti halnya kaki dan tangan. Kelainan ini bisa membuat mata kehilangan semua fungsi sensor. Namun kelumpuhan mata juga dikaitkan dengan gejala-gejala penyakit lain seperti diabetes, penyakit arteri perifer, tumor di kelenjar hipofisis, atau masalah kardiovaskular.

Kelumpuhan mata juga dikaitkan dengan dengan sindrom Kearns-Sayre, yang dapat menyebabkan pigmen terbentuk di bagian belakang mata. Tanda-tanda sindrom ini diantaranya kejang dan ketulian, yang biasanya menyerang pada masa remaja.
Namun dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kelumpuhan mata dapat memicu sindrom Moebius, yang dapat membuat seluruh wajah jadi lumpuh.

Polycoria

Polycoria atau disebut juga Pupula duplex merupakan suatu kondisi langka patologi pada organ mata yang sangat jarang terjadi pada manusia. Ciri khas mata Polycoria adalah memiliki lebih dari satu pupil mata dibagian iris, lebih tepatnya berlapis dan biasanya kondisi ini sudah dimiliki sejak dilahirkan. Jumlah pupil ini bahkan bisa mencapai 2 sampai 3 buah.

Meski seseorang terlahir dengan kelainan mata Polycoria, hal ini tidak membahayakan kesehatannya dan fungsi mata masih tetap berjalan normal. Hanya sedikit merasakan ketidaknyamanan saja terutama jika dimalam hari, saat kondisi lingkungan sangat minim cahaya.

Sindrom Mata Kucing

Sindrom mata kucing yang disebut juga sebagai sindrom Schmid–Fraccaro, penyebabnya adalah gangguan kromosom langka pada kromosom 22 dimana koloboma iris (lensa mata, retina, kelopak, diskus optikus) mengalami kondisi turun dan miring seperti bentuk segitiga atau bentuk mata pada hewan kucing.

Kelainan mata aneh ini adalah warisan genetik dari orang tua dan bisa menurun pada generasi keturunannya. Tidak seperti mata Polycoria, kondisi sindrom mata kucing bisa berakibat buruk pada kesehatan si pemiliknya terutama mempengaruhi gangguan ginjal, jantung serta fungsi telinga.

Itulah beberapa manusia dengan kelainan mata paling aneh yang cukup mengerikan. Karena itu jagalah mata Anda dengan sebaik-baiknya, karena melalui mata lah Anda dapat menikmati dan menyaksikan keindahan dunia ini.

Next ArticleLokasi Bunuh Diri Yang Terkenal Di Dunia