Rekor Paling Tua Di Dunia Yang Berasal Dari Indonesia

Tanah Air kita ini sejak jaman dulu kala memang sudah terkenal sangat kaya, baik itu dari segi sumber daya alam, kebudayaan maupun beragam ras yang terdapat di Indonesia. Maka tak heran banyak bangsa dari negara lain yang tergiur dengan segala kekayaan tersebut dan berusaha untuk menguasainya.

Sejarah telah mencatat mulai dari bangsa Portugis, Belanda hingga Jepang, pernah datang dan menjajah negeri kita ini pada jaman dahulu. Tapi hebatnya meski pernah di jarah oleh bangsa asing “kekayaan” alam yang ada Indonesia, hingga kini masih cukup banyak dibandingkan dengan bangsa-bangsa lainya. Selain kaya akan sumber daya alamnya, Indonesia juga memiliki beberapa rekor yang masuk kategori tertua di dunia. Penasaran seperti apa saja rekor-rekor paling tua dunia yang berasal dari Indonesia? Simak ulasannya berikut ini:

1. Piramida Sekaligus Candi Tertua di Dunia

Walaupun sudah ada sejak beribu-ribu tahun lalu, namun baru beberapa tahun belakangan ini saja, Situs Gunung Padang mulai dipelajari secara menyeluruh oleh para arkeolog baik dari Indonesia ataupun dari luar negeri. Satu hal yang menarik perhatian banyak pihak adalah diperkirakan Situs Gunung Padang merupakan salah satu jenis piramida yang umurnya lebih tua dari piramida tertua di Mesir dan dapat dikatakan sebagai piramida paling tua sejagat.

Dari hasil penelitian berdasarkan penanggalan karbon atau carbon dating, Situs Gunung Padang diperkirakan dibuat sekitar 20 ribu tahun lalu, sedangkan piramida paling tua di Mesir dibangun sekitar 5 ribu tahun lalu. Dr Danny Hilman, salah seorang peneliti yang juga pakar geologi pernah menyatakan bahwa situs yang terletak di antara gunung berapi dan didirikan di atas ketinggian 885 dpl ini dibangun dengan cara menumpuk bebatuan vulkanis yang besar dan sangat berat. Belum diketahui bagaimana cara orang-orang terdahulu membawa bebatuan berat dan besar tersebut ke atas bukit di mana Situs Gunung Padang berada.

2. Suku tertua di Dunia

Siapa sangka ternyata menurut penelitian yang dilakukan oleh Tim Bennet Bronson yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dr Bennet Bronson dari Amerika Serikat bersama bersama tim Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Jakarta tahun 1973, mengemukakan bahwa suku tertua di dunia berasal dari Indonesia, yaitu Suku Kerinci.

Suku Kerinci merupakan suku asli yang hidup dan mendiami wilayah di sekitaran Kabupaten Kerinci, Jambi dan menurut Tim Bennet Bronson, suku ini sudah ada di tempat tersebut sejak lebih dari 10 ribu tahun lalu. Menurut Tim, Suku Kerinci awalnya tidak memiliki nama paten yang digunakan sebagai identifikasi kesukuan mereka sampai akhirnya masuk orang-orang dari Suku Proto-Melayu ke daerah mereka.

Nama Kerinci sendiri diambil dari Bahasa Tamil yang merupakan nama sebuah bunga yang hanya tumbuh di Indoa Selatan di atas ketinggian 1.800 mdpl dan mekar hanya sekali dalam 12 tahun, yaitu Kurinji (Strobilanthes kunthiana). Dengan logat dan pelafalan lidah orang setempat, nama Kurinji berganti menjadi Kerinci.

Tidak hanya para ahli di atas saja yang pernah melakukan penelitian, beberapa pakar lain juga pernah meneliti hal yang sama, seperti yang dilakukan oleh Kern pada tahun 1889 atau Sarasin pada tahun 1982. Dalam penelitian mereka orang-orang di daerah tersebut yang dikenal dengan nama “Kecik Wok Gedang Wok” ini menerima kedatangan Suku proto-Melayu sekitar 4.000 SM dan terjadi percampuran darah antara suku asli dengan pendatang. Hal ini membuat Suku Kerinci asli perlahan-lahan menghilang.

3. Ras tertua di Dunia

Nggak ada yang salah kalau kamu beranggapan ras tertua dari Afrika, yaitu dari suku San, namun hal ini perlu dikoreksi lagi, soalnya menurut Dr. Guztav Heinrich Ralph von Koenigswald, seorang pakar paleontologi dan geologi berdarah Jerman-Belanda yang melakukan penelitian terhadap Homo erectus pada 1678 mengatakan bahwa ras tertua di dunia ternyata adalah Ras Nusantara.

Menurutnya, pada dasarnya semua manusia modern di bumi ini berasal dari satu keturunan yaitu Ras Nusantara atau yang dikenal dengan nama lain Austronesia dan mendiami kepulauan yang bernama Dwipantara atau nama lain dari Indonesia sekarang ini. Manusia modern pertama yang lahir di muka bumi ini berasal dari generasi Meganthropus paleo nusantaranicus yang menjadi cikal bakal lahirnya generasi Hominid dan Homo sapiens. Generasi ini diperkirakan sudah hidup di muka bumi sejak 1-4 juta tahun lalu. Bahkan banyak fosil dari manusia purba tertua di dunia yang ditemukan di Indonesia, salah satunya di Situs Trinil dan Sangiran.

4. Seni tato tertua di Dunia

Menilik dari sejarah, banyak anggapan bahwa seni tato berasal dari Mesir atau juga di suatu masa ketika mumi “The Ice Man” masih hidup. Sayangnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena justru seni tato tertua di dunia berasal dari Mentawai. Seni tato Mentawai ini sudah dipraktikkan sejak 1.500 – 500 SM.

Bagi masyarakat Mentawai, tato bukan digunakan sebagai ajang gaya-gayaan agar terlihat kekinian, akan tetapi lebih sebagai budaya dan identitas setiap anggota keluarga. Menurut budaya Mentawai, rajah yang ada di tubuh diibaratkan sebagai baju yang setiap guratannya memiliki makna yang berbeda-beda.

Untuk memiliki sebuah tato, maka persiapan yang harus dilakukan membutuhkan waktu sangat lama, hingga berbulan-bulan dan seseorang yang akan dirajah kulit tubuhnya harus mengikuti berbagai upacara adat dan tidak boleh melanggar pantangan yang diberikan. Setelah lulus, maka Sipatiti atau sang pembuat tato terpilih baru dapat membuatkan gambar dan goresan pada tubuh orang yang bersangkutan.

Itulah beberapa rekor dunia tertua yang berasal dari nusantara. Dengan adanya rekor-rekor tersebut, seolah membuka mata kita jika negri kita tercinta ini, memanglah sangat kaya. Nyaris tiap hari kita dapat menemukan fakta baru tentang betapa luar biasanya tanah air yang kita pijak ini. Hanya saja sayangnya saat ini generasi muda justru kurang menaruh minat pada budaya bangsanya sendiri dan cenderung menyukai budaya Impor dari luar.

Tragis, Peperangan Yang Pernah Terjadi Ini Banyak Menelan Korban

Perang dunia adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia termasuk semua kekuatan besar yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan seperti Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer.

Dalam keadaan “perang total”, negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan. Perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia. Berikut ini adalah beberapa peperangan tragis yang banyak memakan korban.

1. Pertempuran Okinawa

Ini merupakan pulau terbesar di kepulauan Ryukyu yang dikendalikan oleh Jepang. Okinawa adalah lokasi yang strategis untuk Amerika Serikat dalam usahanya melawan Jepang. Pasukan AS menginvasi pulau Okinawa pada bulan Maret 1945, yang direspon oleh pasukan Jepang dengan serangan udara menggunakan pilot kamikaze yang dengan sengaja mengarahkan pesawat mereka ke kapal-kapal AS.

Meskipun tentara AS akhirnya menang, butuh berbulan-bulan menghadapi serangan dari Jepang. Pada saat perang ini terjadi, lebih kurang 100.000 jiwa tentara Jepang dan 12.000 jiwa tentara Amerika tewas di pertempuran Okinawa, belum termasuk termasuk yang terluka. Tragisnya, beberapa memperkirakan bahwa sekitar 150.000 jiwa warga sipil yang tak bersalah tewas dalam pertempuran tersebut.

2. The Invasion of Normandy

Serangan itu diluncurkan pada pagi hari tanggal 6 Juni 1944, terkenal sebagai D-Day. Pasukan sekutu yang terdiri dari Inggris, AS dan Kanada mendarat di lima pantai sepanjang pantai Normandia. Dari pagi hari, sekutu yang menggunakan dukungan udara untuk membom pasukan Jerman telah ditempatkan di sana. Meskipun dimaksudkan sebagai kejutan, pasukan Jerman yang telah siap untuk invasi tidak menyerah tanpa perlawanan yang sama-sama mengerikan.

Invasi pasukan sekutu berlangsung sampai akhir Agustus, pasukan sekutu berhasil menguasai kota-kota Normandia, termasuk Cherbourg dan Caen. Korban dari kedua belah pihak tidaklah dapat dihitung sedikit, perkiraan korban dari pihak Jerman sangatlah mengejutkan sekitar 320.000 jiwa (30.000 jiwa tewas, 80.000 orang terluka dan sisanya hilang) dan korban sekutu sekitar 230.000 (lebih dari 45.000 jiwa tewas).

3. Battle of the Bulge

Ini merupakan operasi militer terakhir Jerman pada Perang Dunia ke 2. Jerman mengerahkan sebagian besar sisa sumber daya militer mereka untuk melancarkan ofensif ini. Dinamakan Battle of Bulge karena serangan pasukan Jerman membentuk pola tonjolan “Bulge” jika dilihat dalam peta. Pertempuran yang berlangsung dari 16 Desember 1944 hingga 25 Januari 1945 ini berakhir dengan kekalahan telak pada kubu Jerman. Mereka kehilangan lebih dari 100 ribu pasukan sementara pihak sekutu kehilangan lebih dari 80 ribu pasukan. Sebagian besar pengamat menyatakan bahwa pertempuran ini adalah pertempuran sia-sia. Jerman mengandalkan keberuntungan (yaitu cuaca buruk yang menghambat armada udara sekutu untuk melakukan tugasnya) dalam melancarkan ofensifnya, namun begitu faktor itu hilang, Jerman terpaksa mundur.

Tujuan ofensif ini memang baik, yaitu merebut Kota Anterwep di Belanda, sehingga memotong jalur supply pasukan sekutu. Taktik itu Hitler rancang sendiri ketika ia sakit selama pertengahan tahun 1944. Namun tenaga mereka sebenarnya tidak cukup untuk melaksanakannya. Mereka hanya membuang-buang sumber daya terakhir mereka yang berharga. Akan lebih baik jika Jerman mengalokasikan sebagian besar pasukannya untuk menghambat laju pasukan Rusia, setidaknya hal tersebut dapat menunda keruntuhan negara itu hingga beberapa waktu. Bukannya menyia-nyiakan sisa pasukannya dan meninggalkan Jerman tanpa pertahanan.

4. Pertempuran Stalingrad

Pada pertengahan 1942, Nazi menyerang kota dengan serangkaian serangan dari udara dan darat dengan menggunakan lebih dari 150.000 tentara dan sekitar 500 tank. Para komandan Nazi berharapkan dapat menang dengan mudah, tetapi ternyata tentara Soviet tiada henti melakukan perlawanan yang kuat. Pada bulan November, Soviet meluncurkan serangan balik yang signifikan untuk menjaga para penjajah agar tetap di pantai.

Walaupun Jerman sudah mendapatkan tambahan pasukan, mereka tetap terpojok hingga mulai kelelahan terhadap perang yang memakan waktu berbulan-bulan dan mereka akhirnya menyerah pada Februari 1943. Pertempuran ini menambah semangat pasukan sekutu untuk balas menenyerang Jerman. Meskipun Soviet menang, mereka juga menderita korban yang banyak. Korban dari pasukan Axis sekitar 800.000 korban jiwa, dibandingkan dengan 1 juta jiwa di sisi Soviet. Selain itu, sekitar 40.000 jiwa warga sipil tewas dalam perang tersebut.

5. Pertempuran Leningrad

Perang ini berlangsung dari September 1941 hingga Januari 1944. Perang ini tidak hanya dilakukan oleh para tentara saja tetapi juga dilakukan siapa saja yang sanggup, baik pria maupun wanita dan anak-anak dipanggil untuk membantu membangun perlindungan sepanjang perbatasan kota yang akan menghalangi tank Nazi mendekat. Meskipun memakan waktu bertahun-tahun, tentara Soviet dan warga sipil mampu menahan pasukan Jerman dan mencegah kehancuran kota.

Hal yang paling mengerikan dari perang ini adalah bahwa tentara Soviet kehilangan lebih dari 1 juta jiwa, tidak termasuk lebih dari 2 juta sakit atau terluka. Beberapa korban ini dikarenakan korban di pertempuran frontal, ada beberapa tewas dikarenakan penyakit dan ada juga yang membekukan sampai mati atau kelaparan. Pasukan Nazi memblokade kota untuk mencegah agar orang Leningrad tidak dapat menerima pasokan dari luar. Jumlah korban dari pihak Jerman berkisar seratus ribuan jiwa

6. Pertempuran Somme

Salah satu dari dua tempat penjagalan pada pertempuran besar Perang Dunia I, Somme masih menggema di benak Inggris sebagai contoh penyembelihan massal tidak masuk akal perang. Direncanakan pada tahun 1916, tujuan dari pertempuran itu menjadi upaya Anglo-Perancis besar untuk memecahkan garis pertahanan Jerman yang bisa dimanfaatkan dengan pukulan yang menentukan.

Serangan Jerman di Verdun, memaksa komandan sekutu untuk mengubah rencana mereka dan pertempuran menjadi serangan utama dari Inggris, meskipun Perancis juga memberikan kontribusi signifikan, Inggris menyiapkan penyerangan dengan serangan artileri besar-besaran beberapa hari di garis Jerman, yang mereka harapkan akan merusak pertahanan Jerman dan membuat jalan bagi pasukan Inggris untuk menerobos maju.

Pada hari pembukaan pertempuran, mereka belajar dari kegagalan aksinya ketika Inggris menderita 60.000 korban dalam satu hari, mereka kehilangan pasukan terbesar dalam sejarah yang pernah dialami pasukan Inggris. Serangan terus sepanjang daerah Somme sampai 13 November 1916 ketika serangan akhirnya mereda. Sekutu membayar mahal kemenangan itu, sekutu kehilangan total 623.906 korban, termasuk 100 tank dan 782 pesawat. Jerman kehilangan hampir 600.000 orang.

7. Operasi Bagration

Operasi Bagration adalah serangan umum oleh tentara Soviet untuk mengusir tentara Nazi dari Belarusia yang menyebabkan hancurnya Satuan Tentara Tengah Jerman dan mungkin merupakan kekalahan Wehrmacht yang terbesar selama Perang Dunia II.

Satuan tentara tengah terbukti sulit untuk dihancurkan sebagaimana ditunjukkan oleh kekalahan Zhukov dalam operasi Mars. Tetapi pada bulan Juni 1944, situasinya berbeda karena meskipun garis depannya telah diperpendek, satuan ini jadi terbuka setelah hancurnya Satuan Tentara Selatan pada pertempuran-pertempuran yang terjadi sesudah Pertempuran Kursk, Pembebasan Kiev dan Pembebasan Krimea pada akhir musim panas dan berlanjut sampai musim gugur dan musim dingin 1943 – 1944 yang kemudian dinamakan periode ketiga Perang Patriotik Besar.

Operasi Bagration, digabung dengan Operasi Lvov-Sandomierz yang dimulai beberapa minggu kemudian di Ukraine, menyebabkan Uni Soviet menguasai kembali praktis semua wilayahnya berdasarkan perbatasan tahun 1941, bergerak ke wilayah Jerman di Prusia Timur dan mencapai pinggiran Warsawa setelah menguasai wilayah Polandia di timur sungai Vistula.

Pertempuran ini digambarkan sebagai kemenangan teori “seni operasi” Soviet – yaitu koordinasi total antara semua gerakan di garis depan dan lalu lintas sinyal untuk menipu musuh mengenai arah serangan yang sebenarnya. Meskipun satuan yang terlibat sangat banyak, para komandan garis depan Soviet membuat musuh mereka bingung tentang poros serangannya hingga pihak Jerman sangat terlambat untuk memperbaiki keadaan.

Ibukota Belorusia, Minsk, direbut pada tanggal 3 Juli, memerangkap 50.000 tentara Jerman. Sepuluh hari kemudian Tentara Merah mencapai perbatasan Polandia pada masa sebelum perang. Hancurnya Satuan Tentara Tengah membuat Jerman kehilangan 2.000 tank dan 57.000 kendaraan lainnya. Korban di pihak Jerman diperkirakan 300.000 meninggal, 250.000 terluka dan sekitar 120.000 tertawan. Korban keseluruhan 670.000 orang. Korban di pihak Soviet adalah 60.000 terbunuh, 110.000 terluka dan sekitar 8.000 hilang. Selain itu Soviet juga kehilangan 2.957 tank, 2.447 artileri dan 822 pesawat.

8. Pertempuran Verdun

Saat pertempuran Somme sedang direncanakan, Jerman melancarkan serangan besar-besaran terhadap benteng Perancis di dekat kota Verdun-Meuse-sur. Meskipun keras kepala membela Verdun dan korban yang ditimbulkan mengerikan pada tentara Jerman, sementara penderitaan jumlah korban yang tak kalah banyak dari pasukan mereka sendiri sebagai balasan hampir 40 juta artileri yang dipertukarkan selama pertempuran, bekas-bekas perang menandai area dengan kawah, beberapa di antaranya masih terlihat sampai hari ini dan mempopulerkan teriakan perang Perancis “ They shall not pass!”.Verdun milik Perancis dan Jerman sedangkan Somme milik Inggris. Perancis kehilangan 542.000 korban sementara Jerman kehilangan 435.000.

9. Serangan Musim Semi

Dikenal sebagai Serangan Ludendorff atau kaiserschlacht ( Pertempuran Kaiser). Seperti namanya, pada musim semi tahun 1918, Jerman kembali melawan dinding, negara ini menderita blokade benteng-benteng Inggris, mengakibatkan Jerman kehilangan begitu banyak pria dan tentara Jerman terpaksa merekrut orang-orang tua dan anak-anak muda untuk berperang di garis depan.

Selain itu, kedatangan ribuan pasukan baru dari Amerika Serikat itu membuka jalan bagi kemenangan sekutu tertentu. Komando tinggi Jerman tahu satu-satunya cara untuk memenangkan perang adalah untuk mengalahkan sekutu dengan serangan besar sebelum pasukan Amerika bisa sepenuhnya dikerahkan. Jerman Erich Ludendorff umum dipilih untuk merencanakan serangan, yang diluncurkan pada tanggal 21 Mei 1918.

Rencananya adalah untuk menerobos masuk melalui pertahanan kota Somme yang dikuasai oleh Inggris, dengan tiga serangan lain yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian sekutu dari Serangan utama. Diharapkan serangan terhadap Somme akan memecahkan garis sekutu, tentara Inggris akan hancur dan memaksa sekutu untuk memulai gencatan senjata. Menggunakan gerak cepat “stormtroopers”, Jerman awalnya membuat kemajuan signifikan, mendorong sekutu kembali dan mendapatkan sebagian besar wilayah di Perang Dunia I.

Namun operasi tidak memiliki tujuan yang jelas dan Jerman akhirnya bergerak begitu cepat sehingga mereka tidak dapat mengangkut suplai yang cukup untuk mempertahankan daerah yang telah direbutnya, mereka juga gagal untuk menyediakan unit gerak cepat, seperti kavaleri, untuk mengeksploitasi keuntungan mereka. Sekutu akhirnya menghentikan serangan Jerman, mengakhiri serbuan Jerman yang dalam posisi lemah ketika serbuan terakhir perang itu dibuat.Jerman kehilangan lebih dari 680.000 korban, sebagian besar pada unit stormtrooper yang memimpin serangan, sementara sekutu kehilangan lebih dari 850.000 tentara gabungan.

10. Serangan seratus hari

Dengan kegagalan Serangan Spring, Jerman dibiarkan dalam posisi yang lemah setelah mendapatkan alasan bahwa mereka tidak bisa cukup membela dan telah menghabiskan sebagian besar dan pasukan terbaik mereka mencoba mendobrak garis sekutu di sisi lain yang sudah kelelahan tapi tidak hancur, memiliki keuntungan dari ribuan pasukan tambahan dari Amerika Serikat, di bawah komando Jenderal John “Blackjack” Pershing.

Saat Jerman tengah kelelahan menahan serangan, tidak dapat mempertahankan garis dan akhirnya sekutu menembus Line Hindenburg pada Pertempuran Cambrai. Jerman akhirnya memohon perjanjian perdamaian dan gencatan senjata ditandatangani pada 11 November 1918, membawa pertempuran paling berdarah dari Perang Dunia I berakhir.

Serangan 100 hari adalah keberhasilan spektakuler bagi sekutu, tapi mereka membayar mahal untuk itu. Sekutu kehilangan total 1.069.636 korban, termasuk 127.000 pasukan Amerika. Jerman kehilangan 785.733 korban, tapi mungkin kerugian yang terbesar adalah runtuhnya Kekaisaran Jerman dan persyaratan perdamaian menghancurkan Jerman kemudian dipaksa untuk menerima.

Nah, itulah dia sepuluh perang di dunia yang memakan banyak korban jiwa.

 

mobile sbo

Sbobet, Sang Raja Casino Online Dari Asia

Itu akan lebih tepat untuk merujuk Sbobet sebagai “Raja” dari Casino online Asia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2004 dimana industri casino online mulai mendapatkan sedikit momentum di Internet. Dengan mengembangkan sebuah platform berbasis website yang dapat diandalkan dan inovatif bersama dengan beberapa klasik slot dan permainan kartu, perusahaan mampu dengan cepat menjadikan dirinya sebagai penyedia layanan taruhan online terbaik di industri perjudian.

Jaman Klasik

sbobet-klasik

Pada awalnya, sebuah situs bandar judi dinilai berdasarkan kualitas dan inovasi yang ditemukan di taruhan slot casino. dalam kasus seperti slot game, dimana Sulit untuk membuat sekitar 3 spin kemudian 5 baris. tapi sbobet mampu menghadirkan inovasi permainan seperti bonus game, dorongan, dan gratis spins. Ini menjadi keunggulan perusahaan casino yang telah mampu mempertahankan konsistensi dalam dunia online.

Jaman Video 3D

sbobet-modern

Dengan munculnya alat pengembangan perangkat lunak seperti HTML, industri perjudian casino pindah memasuki abad 21 dengan tipe baru dari permainan slot. Melalui penggunaan animasi, segmen video dan audio soundtrack, slot online mulai mengambil hati pemain casino. Sbobet mampu mengikat inovasi baru ini ke dalam slot, yang kemudian dikenal sebagai video slot dan kemudian 3D video slot. Beberapa video slot yang tersedia di daftarsbobet.com seperti Football Madness danThe Snake Chamer, tetap menjadi pilihan setia pemain slot casino di seluruh dunia.

Dengan lebih dari 50 jenis lebih taruhan online, Sbobet dinobatkan sebagai situs yang paling populer di industri casino oleh EGR Awards. Terlepas dari keberhasilan ini, masih banyak permainan lainnya seperti sportsbook dan baccarat juga menjadi magnet bagi penggila judi di asia tenggara. 

Pada tahun 2015, sbobet menambahkan beberapa produk baru misalnya Finasial Trading dan Poker Online yang bekerja sama dengan IDNPLAY. produk baru ini sangat diantisipasi oleh operator atau bandar judi seperti DAFABET dan IBCBET yang notabene merupakan “saingan” dalam menyediakan perjudian online di kawasan asia.

Daerah Banjir Dalam Sejarah

Banjir adalah suatu bencara alam yang disebabkan oleh Musim hujan. Tidak ada seorang pun yang dapat menghalang banjir. Banjir diakibatkan oleh Volume Air seperti sungai dan danau yang meluap sehingga Air keluar dari batas tertentu.

Sejarah banjir terbesar yang pernah ada

1. Banjir St. Marcellus (AD.1362)

Pada 16 Januari 1362, Belanda Dan jerman Dilanda oleh badai Atlantik yang menghancurkan seluruh kota dan kabupaten dan juga merusak kehidupan banyak orang.

Banjir ini dikenal sebagai banjir Ke-2 terbesar Didunia selama abad Ke-13.

2. Banjir Bangladesh (1974)

Pada tahun 1974, Bangladesh menghadapai masalah banjir terbesar dan terburuk karena Curah hujan yang tinggi. Banjir tersebut menewaskan sebanyak 30.000 jiwa dan Orang yang sakit karena bencana ini tak terhitung jumlahnya.

3. Banjir Sungai Yangtze (1954)

Pada tahun 1954, Tepatnya Dari bulan Juni hingga September, banjir Sungai Yangtze Provinsi Hubei menjadi bencana banjir yang terbesar. Karena volume Curah Hujan yang sangat tinggi, menyebabkan Sungai Yangtze meningkat dan meluap. Meskipun upaya untuk membuka gerbang bendungan untuk pengalihan, tingkat banjir terus meningkat sampai mencapai tinggi sekitar 44.67 m di Jingzhou, Hubei dan sekitar 29.73 m di Wuhan. Bencana banjir ini menelan korban sekitar 33.000 jiwa.

4. Banjir St. Marcellus (AD.1219)

Pada tahun 1219, Banjir St. Marcellus merupakan Banjir terbesar pertama yang melibatkan banjir sepanjang pantai barat Friesland dan Groningren Provinsi Belanda. Banjir ini menyebabkan kerusakan Besar Dan menenggelamkan sebanyak 36.000 jiwa.

5. Banjir Timur Guatemala (1949)

Sekitar tahun 1949, Guatemala sebelah timur terkena bencana Badai Pasifik yang menciptakan masalah banjir berlangsung selama 1 bulan. Bencana banjir ini merebut nyawa sekitar 40.000 jiwa di Guatemala, dan  sisa dari bencana ini, meninggalkan banyak orang tunawisma.

6. Banjir Laut Utara  (AD.1212)

Negara Belanda memiliki sejarah mengenai bencana banjir terbesar. Belanda pada awalnya memiliki 3 sungai besar seperti sungai Rhine, Sungai Meuse dan Sungai Scheldt dan anak sungai lainnya. Pada tahun 1212, Laut Utara terkena bencana banjir yang terburuk yang pernah terjadi di negara belanda, Akibat dari banjir ini menelan korban sekitar 60,000 jiwa dan merusak hampir seluruh bagian Aset Daerah.

7. Banjir Sungai merah dan Hanoi Delta (1971)

Pada Tahun 1971, Sungai Merah Delta Tepatnya Vietnam Bagian utara adalah Sungai yang memiliki Luas hingga mencapai 15.000 Km Persegi, Selama Perang Vietnam, Hanoi mengalami Bencana banjir yang terbesar dan menelan korban sekitar 100.000 Jiwa.

8. St. Felix Flood (AD.1530)

Sekitar 5 November Tahun 1530, Belanda tepatnya St. Felix terkena bencana banjir dan sebagian Kota Belanda termasuk Flanders, Zeeland,Tersapu Oleh bencana banjir yang menewaskan sekitar 1.20.000 Jiwa. Akibat dari bencana tersebut, ini tertulis dalam sejarah belanda.

 

Asal Muasal Danau Toba

Danau Toba adalah salah satu daerah wisata ketiga di Indonesia. Ditengat-tengah danau toba terdapat lagi pulau yang bernama Pulau Samosir, Pulau samosir sangat menarik bagi banyak wisatawan. Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara, Danau toba terbentuk karena letusan gunung yang sangat besar pada 100.000 tahun yang lalu. Letusan pada saat itu kira-kira sekitar 8.000 kali lebih kuat dari pada letusan Gunung St. Helen pada tahun 1981. Abu Vulkanik yang berasal dari hasil letusan tersebut mengelilingi bumi selama bertahun-tahun dan mengubah iklim, kemudian membentuk sebuah gunung berapi. Gunung berapi yang meletus pada saat itu membentuk pulau Samosir yang dikelilingi dengan air, Itulah sebabnya mengapa dinamakan Danau Toba.

Danau Toba memiliki luas sekitar 1.265 km persegi dan Samosir memiliki panjang hingga 90 km. Kedalaman air danau toba mencapai 450 m. Danau Toba terletak pada  ketinggian sekitar 906 m di atas permukaan laut.

Kisah terjadinya Danau Toba,  Ada seorang pria yang tinggal di daerah Danau Toba. Tidak ada yang tahu kapan atau dari mana pria itu datang. Pria itu tinggal di sebuah gubuk yang sederhana dengan daerah pertanian. Pada suatu hari, Pria tersebut pergi untuk menangkap ikan didanau. Pada saat itu, Pria tersebut mendapatkan ikan yang sangat besar yang belum pernah didapatkannya sebelumnya. Setelah Kembali ke rumah,  ikan tersebut berubah menjadi seorang putri cantik yang dihiasi dengan permata. Tidak lama kemudian, Pria tersebut jatuh cinta dengan manusia ikan tersebut. Dan Sang pria pun mengungkapkan perasaannya dengan sangat romantis, Sebelum menerima pria tersebut, sang putri ikan memberikan syarat pada Laki itu untuk berjanji tidak pernah untuk memberitahu orang bahwa ia adalah seekor ikan. Tidak lama kemudian, Merekapun menikah Dan memiliki seorang putri dan merekapun hidup bahagia. Putri Mereka selalu membawa makan siang untuk ayahnya yang sedang bekerja di ladang. Namun, Gadis ini sangat serakah yang menghabiskan semua makanan yang seharusnya diberikan kepada ayahnya. Mengetahui itu, Ayahnya sangat marah dan berkata ” Terkutuk kau putri ikan!” Setelah mendengar itu, Putri ikan mulai menangis dan mengatakan kepada putrinya untuk pergi ke bukit, karena akan ada bencana. Ketika putri sampai di bukit, Terjadilah gempa bumi, dan hujan. Seluruh wilayah banjir dan menjadi Danau Toba. Putri berubah menjadi ikan kembali dan suaminya berubah menjadi Pulau Samosir.

Menurut legenda dari Simalungun, ada Gunung yang disebut Tuhaweoba yang terletak di daerah Danau Toba. Setelah lama, Gunung tersebut meletus dan terbentuklah Danau Toba.  Kata Tuhaweoba yang disebut Tuba dan kemudian berubah menjadi Toba setelah bencana dahsyat tersebut.