Inilah Kandungan Dan Manfaat ASI

Hampir setiap wanita di dunia ini pasti mendambakan menjadi seorang wanita seutuhnya, yaitu dengan melewati proses menikah dan melahirkan atau dari seorang istri menjadi ibu. Dikatakan bahwa transformasi dari istri menjadi ibu adalah tahap menuju kesempurnaan dan anugerah tak terhingga dari Yang Maha Kuasa bagi sebagian besar wanita.

“Saat bayi lahir, ada tiga haknya yang harus dipenuhi: mendapat dekapan hangat anda sebagai ibunya, makanan dari menyusui dan rasa aman bahwa ibunya cukup pengetahuan akan kehadirannya di dunia. Dan ASI memenuhi ketiga-tiganya.” Begitu yang dikatakan oleh Dr. Grantly Dick-read, MD, seorang ahli kesehatan anak.

Mendengar jeritannya saat lahir adalah momen paling membahagiakan bagi seorang ibu maupun ayah. Tangisannya adalah senyum yang mengharukan. Secara medis, tangisan bayi berfungsi sebagai penguat jantung dan pita suaranya. Jika bayi tidak menangis biasanya dokter akan berusaha bagaimana caranya bayi menjerit.

Jeritan tangis bayi adalah awal dari perjalanan panjangnya. Setelah dinyatakan lahir normal, baik berat badan maupun panjang badannya, tugas anda sebagai ibu adalah memberikan haknya untuk menyusui secara eksklusif hingga minimal usia 6 bulan. Akan lebih baik jika sampai usia 2 tahun. Menyusui inilah yang akan menentukan kualitasnya di masa mendatang. Semakin baik pengetahuan anda dalam menyusui, semakin berkualitas pula bayi anda.

Mengapa ASI Sangat Disarankan?

American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama terus sampai paling sedikit 12 bulan. Kandungan ASI sangat berguna untuk bayi dan ibu. Bagi bayi, ASI dapat melindungi dari infeksi dan mengurangi tingkat risiko terkena diabetes, obesitas dan asma. Sedangkan bagi ibu, proses menyusui akan membantu rahim berkontraksi dan membuat pendarahan pasca melahirkan berhenti lebih cepat.

Menyusui juga dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara dan ovarium dan paling penting ikatan kasih sayang antara ibu dan anak akan terjalin erat dari proses menyusui ini. Kandungan ASI terbagi dua yaitu makro dan mikro nutrien. Yang termasuk makronutrien adalah karbohidrat, lemak dan protein sedangkan mikronutrien adalah vitamin dan mineral.

Keajaiban Dalam Kandungan ASI

Hal yang menakjubkan dari kandungan ASI adalah bahwa karakteristik cairan ini dapat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan bayi. Kandungan ASI ibu yang melahirkan bayi usia kandungan normal akan berbeda dengan kandungan ASI pada ibu yang melahirkan bayi prematur. Seiring waktu, kandungan ASI juga berubah sesuai pertambahan usia bayi. Nutrisinya akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi pada tiap tahap perkembangan.

Tiap sesi menyusui, kandungan ASI kaya akan air dan laktosa di awal pemberian. Sedangkan di akhir sesi menyusui, kandungan ASI akan lebih banyak didominasi oleh kalori dan lemak. Beberapa minggu kemudian, kandungan ASI akan lebih sedikit diisi dengan sel-sel darah putih tetapi lebih banyak enzim antibakteri yang bernama lisozim. Selama masa menyusui berlangsung, kadar enzim ini akan terus tinggi.

Berikut kandungan ASI yang baik untuk bayi:

1. Kolostrum

Zat kolostrum adalah air susu kental yang keluar pertama kali setelah proses melahirkan. Warnanya kekuningan. ‘Cairan emas’ ini diproduksi mulai masa kehamilan hingga sekitar 2 minggu setelah melahirkan. Para ahli menganjurkan sebisa mungkin bayi yang baru lahir mendapatkan kolostrum mengingat manfaatnya yang sangat besar.

Apa manfaatnya untuk bayi sehingga sangat direkomendasikan para ahli?

  • Meningkatkan kekebalan bayi atau antibodi. Terhadap serangan penyakit yang mungkin terjadi pada periode perkembangan selanjutnya. Bahkan, kolostrum dapat mencegah bayi dari sindrom kematian mendadak (Sudden Infant Death Syndrome) hingga 22 persen. Di sisi lain, statistik kematian bayi karena sindrom ini adalah 87 : 3, di mana ada tiga bayi yang mati mendadak dari 87 bayi. Sindrom ini salah satunya disebabkan penundaan menyusui dini.
  • Mengajarkan bayi untuk menyusu, melatih ibu terampil menyusui. Saat bayi lahir tidak serta merta dia bisa langsung menemukan puting susu ibunya. Dia masih perlu dibimbing dan diarahkan. Demikian juga sang ibu yang masih belum pernah menyusui sebelumnya. Di sinilah peran inisiatif menyusui sejak dini memiliki nilai penting. Di samping sebagai titik awal asupan nutrisi bayi, juga sebagai sarana pembelajaran bagi keduanya. Menyusui adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan juga dilatih dengan dukungan sang ayah sebagai penunjang kesuksesannya.
  • Mempengaruhi pertumbuhan sel-sel otaknya. Pada bayi yang baru lahir dikenal dengan istilah ‘golden age’, di mana periode ini terjadi pada 1.000 hari pertama sejak kehamilan hingga lahirnya bayi. Pada periode inilah perkembangan otaknya mengalami perkembangan yang sangat pesat (Growth Spurt), seperti semburan air dari dalam mulut. Terjadi sangat cepat dan pesat. Setelah itu akan kembali berkembang normal seperti biasanya di atas usia dua tahun.
    Untuk peremajaan tulang maupun penggantian sel kulit yang telah mati. Dalam kolostrum terdapat kandungan kalsium dan vitamin D serta vitamin C yang berfungsi terhadap penguatan tulang, khusunya pada usia 1-6 bulan pertama.

2. Protein

Kebutuhan kadar protein bayi sangat besar. Manfaat dari cukupnya asupan nutrisi ini adalah sebagai pembentuk dan pengganti sel-sel tubuh yang telah mati. Kandungan protein yang ada dalam ASI jauh lebih besar dari kandungan protein yang ada di dalam susu sapi. Disamping secara kualitas lebih baik protein ASI, penyerapan oleh tubuh juga lebih mudah protein ASI dibanding susu sapi. Hal ini disebakan kandungan protein (whey dan kasein) keduanya berbeda, baik dari segi porsi maupun daya serapnya oleh tubuh.

Karnitin Kandungan ASI yang baik selanjutnya yaitu Karnitin. Perannya untuk membantu proses pembentukan energi yang diperlukan dalam mempertahankan metabolisme tubuh. Kadar karnitin dalam ASI cukup tinggi terutama pada 3 minggu pertama saat menyusui, bahkan di dalam kolostrum kadar karnitin ini lebih tinggi lagi. Karnitin akan lebih banyak bayi dapatkan dari ASI ketimbang susu formula.

3. Lemak

Lemak dalam kandungan ASI lebih banyak dibandingkan dalam susu sapi dan susu formula. Kadar lemak yang tinggi sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang otak bayi agar lebih sehat. Lemak omega 3, omega 6, asam lemak rantai panjang seperti asam dokosaheksanoik (DHA) dan asam arakidonat (ARA) banyak ditemukan dalam ASI, kedua jenis asam ini (DHA dan ARA) berperan terhadap perkembangan jaringan saraf dan retina mata. ASI juga mengandung asam lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang dibandingkan susu sapi yang lebih banyak mengandung asam lemak jenuh. Asam lemah jenuh sendiri apabila terdapat dalam jumlah banyak dan lama tidak baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

4. Karbohidrat

Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI, fungsinya sebagai salah satu sumber energi untuk otak. Kadar laktosa dalam ASI hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan laktosa pada susu sapi atau susu formula. Karbohidrat dalam kolostrum juga rendah, tetapi jumlahnya meningkat terutama laktosa, seiring pemberian ASI transisi (7-14 hari setelah melahirkan). Sesudah melewati masa ini maka kadar karbohidrat ASI dapat dikatakan relatif stabil.

5. Vitamin

Yang perlu diingat oleh ibu adalah konsumsi makanan ketika menyusui. Apa yang dimakan dan diminum oleh ibu juga akan berpengaruh pada bayi. Tak terkecuali vitamin yang dikandung makanan tersebut.

Untuk menyebut beberapa saja, kandungan vitamin dalam ASI adalah vitamin D, A, B, C dan E. Masing-masing dari vitamin tersebut memiliki fungsi dan manfaat tertentu. Vitamin D untuk kekuatan tulangnya, meskipun kadarnya dalam ASI tidak terlalu banyak. Namun, ini bisa disiasati dengan menyinari bayi dengan matahari di pagi hari sebagai pencegahan untuk masalah tulang pada periode usia 0-6 bulan kelahiran.

Vitamin A berfungsi utamanya untuk indera penglihatan bayi. Kandungan vitamin A sangat besar pada kolostrum dan mulai berkurang saat sudah memasuki periode transisi ASI matang, di mana sebagian besar porsi ASI sudah dalam bentuk cairan air, namun tetap mengandung zat-zat penting bagi bayi. Vitamin A juga memiliki peran dalam kekebalan tubuh, pembelahan sel dan pertumbuhan.

Vitamin B merupakan zat yang mudah larut dalam cairan. Di dalam ASI, fungsi dari vitamin ini adalah sebagai pelengkap dalam mencegah dari anemia (kekurangan darah), terlambatnya perkembangan, kurang nafsu makan dan iritasi kulit.

Dalam perkembangan saraf dan peremajaannya vitamin C memilik fungsi besar. Selain itu vitamin C berpengaruh pada pertumbuhan gigi, tulang dan kolagen, ia juga mampu mencegah bayi anda dari serangan penyakit. Namun, terlalu banyak konsumsi vitamin juga tidak baik karena efek samping yang ditimbulkan. Beberapa konsumsi buah jeruk atau buah lain yang mengandung vitamin C bisa menjadi pilihan alami dalam suplai vitamin ini ke dalam ASI. Hindari mengkonsumsi vitamin C buatan.

Vitamin E utamanya untuk kesehatan kulit. Selain itu, vitamin E sebagai penambah sel darah merah bayi yang bernama hemoglobin sehingga melindunginya dari anemia (kekurangan darah). Vitamin E juga membantu untuk melindungi retina dan paru-paru.

6. Mineral

Kalsium merupakan mineral utama yang ada dalam ASI. Yang menjadi poin penting dari mineral ini adalah daya serapnya terhadap tubuh. Meskipun kadarnya lebih rendah dibanding susu formula, namun daya serapnya mencapai 20-50 persen. Sedangkan susu formula hanya 4-7 persen. Sedangkan kekurangan mineral dapat menyebabkan gejala kulit merah dan terlambatnya pertumbuhan. Kesimpulannya, daya serap ke dalam tubuh bayi lebih penting dari pada kadar mineral yang diberikan.

Hal yang tak kalah penting dari pemaparan di atas adalah kesadaran anda sebagai ibu untuk menjadi dokter pribadi yang selalu siaga setiap saat dalam hal kecukupan menyusuinya.

Arti Simbol Lingkaran Berwarna Pada Kemasaan Obat

Memang keberadaan obat bagi manusia sangat penting sekali karena sudah pasti semua orang tidak akan terus – terusan berada pada kondisi pirma dengan tubuhnya. Ada kalanya tubuh akan turun kondisi kesehatannya sehingga mengalami jatuh sakit dan kondisi tersebut bisa kita sembuhkan dengan cara beristirhat dan ada pula yang tidak bisa disembuhkan dengan hanya mengistirhatkan badan kita saja sehingga tubuh memerlukan obat – obatan tertentu untuk mengatasi penyakit yang di derita.

Keberadaan obat – obatan memang tidak bisa kita lepas dalam kehidupan untuk menjaga atau menyembuhkan berbagai penyakit yang di keluhkan, namun perlu anda ketahui jangan asal mengkonsumsi obat yang anda beli karena mungkin saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh anda tanpa anda sadari, sebenarnya masalah ini sudah ada pada peringatan dan keterangan pada informasi yang ada pada setiap kemasan obat yang anda beli.

Tahukah anda arti dari simbol lingkaran yang berwarna pada setiap kemasaan karena obat yang sudah diberikan ijin edarannya pasti akan ada tanda simbol atau tanda lingkaran berwarna pada kemasaanya, biasanya tanda lingkaran itu berwarna hijau, biru dan merah. Obat-obat yang dijual di pasaran dilengkapi dengan kode berupa lingkaran berwarna pada kemasannya. Masing-masing warna mengindikasikan ketentuan yang berbeda, berikut ulasannya anda bisa baca di bawah ini.

1. Obat Bebas

Ini merupakan tanda obat yang paling aman. Warna lingkaran hijau pada obat ini adalah tanda bahwa obat ini termasuk obat bebas yang berati obat ini bebas di beli dari pasaran maupun apotek walapun tidak mengunakan resep dari dokter, untuk lebih jelasnya dari tanda atau ciri dari obat bebas ini biasanya ditandai dengan lingkaran berwarna hijau dengan garis tepian berwarna hitam, contohnya promag, parasetamol, oralit dan masih banyak lagi obat bebas yang aman tanpa adanya resep dari dokter.

2. Obat Bebas Terbatas

Warna lingkaran biru dengan garis tepian berwarna hitam pada kemasaan obat merupakan tanda bahwa obat itu termasuk obat bebas terbatas yang berarti obat ini bisa anda beli tanpa ada resep dari dokter, namun biarpun obat ini termasuk obat bebas terbatas anda harus teliti mengkonsumsi obat jenis ini dengan cara memperhatikan dengan seksama petunjuk yang ada pada kemasan obat karena jenis obat ini sebenarnya termasuk obat keras namun masih bisa kita gunakan tanpa anjuran dari dokter contoh obat yang bebas terbatas adalah feminax, konidin, komik dan masih banyak lagi. Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan yang bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, dengan tulisan sebagai berikut :

  • P.No. 1: Awas! Obat keras. Bacalah Aturan Pemakaiannya.
  • P.No. 2: Awas! Obat keras. Hanya untuk Bagian Luar Dari Badan.
  • P.No. 3: Awas! Obat keras. Tidak Boleh Ditelan.
  • P.No. 4: Awas! Obat keras. Hanya Untuk Luka Bakar.
  • P.No. 5: Awas! Obat keras. Obat wasir, Jangan Ditelan

Apabila menggunakan obat-obatan yang dengan mudah diperoleh tanpa menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Golongan Obat Bebas dan Golongan Obat Bebas Terbatas, selain meyakini bahwa obat tersebut telah memiliki izin beredar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan.

Hal- hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: Kondisi obat apakah masih baik atau sudak rusak. Perhatikan tanggal kadaluwarsa (masa berlaku) obat, membaca dan mengikuti keterangan atau informasi yang tercantum pada kemasan obat atau pada brosur atau selebaran yang menyertai obat yang berisi tentang indikasi (merupakan petunjuk kegunaan obat dalam pengobatan), kontra-indikasi (yaitu petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan), efek samping (yaitu efek yang timbul, yang bukan efek yang diinginkan), dosis obat (takaran pemakaian obat), cara penyimpanan obat dan informasi tentang interaksi obat dengan obat lain yang digunakan dan dengan makanan yang dimakan.

3. Obat Keras

Jenis obat selanjutnya bisa anda ketahui dengan tanda lingkaran berwarna merah dengan garis tepian yang berwarna hitam dan tanda huruf K di tengah yang menyentuh garis tepi. Arti dari tanda tersebut merupakan obat yang tergolong dari obat keras dan hal ini harus kita perhatikan dan harus dengan resep dari dokter. Obat-obatan yang termasuk dalam golongan ini berkhasiat keras dan bila dipakai sembarangan bisa berbahaya bahkan meracuni tubuh, memperparah penyakit, memicu munculnya penyakit lain sebagai efek negatifnya, hingga menyebabkan kerusakan organ-organ tubuh, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, golongan obat ini hanya boleh diberikan atas resep dokter umum, spesialis, dokter gigi dan dokter hewan.

4. Obat Narkotika

Simbol dari obat narkotika ditandai dengan lingkaran yang didalamnya terdapat palang (+) berwarna merah. Jenis obat ini berasal dari turunan tanaman atau bahan kimia. Obat narkotika sangat ketat dalam hal pengawasan mulai dari pembuatannya, pengemasan, distribusi, sampai penggunaannya. Efek dari obat jenis ini adalah bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, bahkan bisa menimbulkan ketergantungan. Munculnya rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan dan dapat menimbulkan efek ketergantungan bagi penggunanya. Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dari dokter.

Sebelum menggunakan obat, termasuk obat bebas dan bebas terbatas harus diketahui sifat dan cara pemakaiannya agar penggunaannya tepat dan aman. Informasi tersebut dapat diperoleh dari etiket atau brosur pada kemasan obat tersebut. Semoga artikel tentang arti tanda lingkaran berwarna pada kemasaan obat ini bermanfaat dan bisa membuat anda lebih hati – hati lagi mengkonsumsi obat yang anda beli.

Inilah Bahaya Penyakit Varises

Varises biasanya dikenal sebagai penyakit yang tidak berbahaya serta dapat merusak penampilan seseorang terutama seorang wanita. Namun varises bukanlah penyakit yang sepele. Varises ternyata cukup berbahaya bagi kesehatan penderitanya. Sebelumnya kita perlu mengetahui apa itu varises. Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang biasanya terjadi pada bagian kaki akibat penumpukan darah. Orang-orang yang menderita penyakit ini, pembuluh vena mereka juga dapat terlihat menonjol keluar berwarna biru atau ungu tua. Kadang-kadang bentuknya menyerupai simpul atau tali berpilin.

Selain itu, gejala-gejala lain yang bisa menyertai penyakit varises adalah pembengkakan pada kaki bagian bawah (termasuk mata kaki), kaki terasa berat dan tidak nyaman, perubahan warna kulit kaki bagian bawah atau kulit tampak kering dan kram otot kaki. Varises bisa terjadi di semua pembuluh vena pada tubuh, namun kondisi ini paling sering terjadi di kaki (terutama betis) karena tekanan yang besar saat kita berdiri atau berjalan. Kasus varises kebanyakan dialami oleh wanita dibanding pria. Selain berjenis kelamin wanita, faktor lain yang bisa meningkatkan seseorang terkena varises adalah obesitas, kehamilan dan usia tua.

Penyebab Varises

Untuk dapat memahami penyebab varises, maka kita harus tahu terlebih dahulu mekanisme terjadinya varises. Awal mula terjadinya varises diperkirakan bahwa dinding pembuluh darah menjadi lemah pada beberapa bagian. Bagian ini kemudian melebar dan menjadi lebih menonjol. Jika ini terjadi di dekat katup maka katup dapat menjadi bocor dan darah bisa mengalir balik. Setelah ini terjadi di salah satu katup ada tekanan ekstra pada vena sehingga dapat menyebabkan pelebaran vena yang semakin parah dan kebocoran katup yang lebih parah juga. Darah kemudian mengumpul pada vena membesar dan membuatnya menonjol. Varises lebih banyak terjadi pada perempuan dari pada laki-laki. Sebagian besar orang dengan varises tidak memiliki penyakit yang mendasari dan bahkan tanpa penyebab yang jelas.

Namun, ada beberapa faktor risiko penyebab varises adalah sebagai berikut:

  • Umur. Ketika Anda bertambah tua, pembuluh darah Anda dapat kehilangan elastisitas menyebabkan pembuluh darah meregang. Katup dalam pembuluh darah Anda dapat menjadi lemah, sehingga darah yang harus bergerak menuju jantung mengalir mundur. Kolam darah di pembuluh darah Anda dan pembuluh darah Anda membesar dan menjadi varises. Vena tampak biru karena mengandung darah terdeoksigenasi, yang dalam proses yang diresirkulasi melalui paru-paru.
  • Varises Pada Kehamilan. Varises saat hamil dapat terjadi pada beberapa wanita. Kehamilan meningkatkan volume darah dalam tubuh Anda, tetapi mengurangi aliran darah dari kaki Anda ke panggul Anda. Perubahan sirkulasi ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan janin, tetapi dapat menghasilkan efek samping yang tidak menguntungkan – pembuluh darah membesar di kaki Anda. Varises dapat muncul untuk pertama kalinya atau mungkin memburuk selama kehamilan, ketika rahim memberikan tekanan lebih besar pada pembuluh darah di kaki Anda. Perubahan hormon selama kehamilan juga mungkin memainkan peran. Varises yang berkembang selama kehamilan umumnya membaik tanpa perawatan medis dalam waktu tiga bulan setelah melahirkan.

Gejala Dan Ciri-Ciri Varises

Seperti telah disinggung sebelumnya varises yang merupakan pembengkakan dan membesarnya pembuluh darah, memiliki ciri-ciri biasanya terlihat biru atau ungu tua paling sering terjadi pada kaki. Terkadang terlihat menggerombol, berbonjol-bonjol dan terlihat berkelok-kelok. Gejala varises yang biasanya di rasakan antara lain: Selain tidak sedap dipandang, varises umumnya terasa sakit dan menyebabkan sensasi kelelahan pada kaki. Namun, banyak orang, bahkan beberapa dengan varises yang sangat besar, tidak mengalami rasa sakit. Bagian bawah kaki dan pergelangan kaki bisa terasa gatal, terutama jika tungkai hangat setelah seseorang telah mengenakan kaus kaki atau stocking. Gatal dapat merangsang garukan dan dapat menyebabkan kemerahan atau ruam, yang sering salah dikaitkan dengan kulit kering. Rasa sakit kadang-kadang lebih buruk ketika varises semakin berkembang. Hanya sebagian kecil orang dengan varises memiliki komplikasi, seperti dermatitis, peradangan pembuluh darah vena (flebitis), atau perdarahan. Dermatitis menyebabkan perubahan pada kulit yang menjadi merah, menebal, gatal gatal atau kecoklatan. Menggaruk atau cedera ringan, dapat menyebabkan pendarahan atau pengembangan ulkus (borok) yang menyakitkan yang tidak sembuh-sembuh. Ulkus juga bisa berdarah. Flebitis dapat terjadi secara spontan atau akibat cedera.

Bahaya Varises

Komplikasi penyakit varises dapat terjadi, meskipun jarang, dapat mencakup:

  • Ulkus. ulkus yang menyakitkan bisa terbentuk pada kulit dekat varises, khususnya di dekat pergelangan kaki. Ulkus disebabkan oleh penumpukan cairan jangka panjang dalam jaringan ini, yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah di dalam pembuluh darah yang terkena. Tempat yang berubah warna pada kulit biasanya dimulai sebelum bentuk ulkus.
  • Gumpalan darah. Kadang-kadang, vena di dalam kaki membesar. Dalam kasus tersebut, kaki yang terkena bisa membengkak. Setiap kaki bengkak tiba-tiba memerlukan perawatan medis yang mendesak karena akan menunjukkan bekuan darah, kondisi ini dikenal medis sebagai tromboflebitis.

Tes Dan Diagnosis

Untuk cara mengobati varises, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk melihat kaki Anda saat Anda sedang berdiri untuk memeriksa pembengkakan. Dokter Anda mungkin juga meminta Anda untuk menjelaskan rasa sakit dan nyeri pada kaki Anda. Anda juga mungkin perlu tes USG untuk melihat apakah katup dalam pembuluh darah Anda berfungsi normal atau jika ada bekuan darah. Dalam tes non-invasif ini, Anda berbaring di tempat pemeriksaan. Sedikit gel hangat dioleskan pada kulit Anda. Gel ini membantu menghilangkan pembentukan kantong-kantong udara antara transduser dan tubuh Anda. Selama tes USG, seorang teknisi terlatih dalam pencitraan ultrasound (sonogram) menekan sebuah perangkat genggam kecil (transducer) pada kulit Anda di area tubuh Anda yang sedang diperiksa, bergerak dari satu area ke area lain yang diperlukan. Transduser mentransmisikan gambar dari pembuluh darah di kaki Anda ke monitor, jadi teknisi dan dokter varises Anda dapat melihatnya.

Cara Pencegahan Varises

Ada beberapa langkah-langkah perawatan yang dapat Anda ambil untuk menghilangkan ketidaknyamanan yang dapat menyebabkan varises. Langkah-langkah yang sama ini dapat membantu mencegah varises atau memperlambat perkembangan gejala penyakit varises juga. Mereka termasuk:

  • Latihan. Banyak berjalan. Berjalan adalah cara yang bagus untuk mendorong sirkulasi darah di kaki Anda. Dokter Anda dapat merekomendasikan tingkat aktivitas yang sesuai untuk Anda.
  • Perhatikan Berat Badan Dan Diet Anda. Shedding kelebihan berat badan membutuhkan tekanan yang tidak perlu dari pembuluh darah Anda. Apa yang Anda makan dapat membantu, juga. Ikuti diet rendah garam untuk menghilangkan atau mencegah pembengkakan yang disebabkan dari retensi air.
  • Perhatikan Apa Yang Anda Pakai. Hindari sepatu hak tinggi. Sepatu bertumit rendah baik untuk otot betis yang lebih untuk pembuluh darah Anda. Jangan memakai pakaian ketat di pinggang, kaki atau pangkal paha.
  • Angkat Kaki Anda. Untuk meningkatkan sirkulasi di kaki Anda, ambillah beberapa waktu istirahat setiap hari untuk mengangkat kaki Anda. Misalnya, berbaring dengan kaki bertumpu pada tiga atau empat bantal

Sekian ulasan mengenai ciri ciri penderita varises yang telah Anda simak, semoga bermanfaat.

Deretan Kebiasaan Buruk Penyebab Diabetes

Penyakit gula atau yang lebih dikenal dengan nama diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah. Diabetes adalah kondisi dimana kadar gula pada makanan sulit dikonversi tubuh menjadi zat lain yang bermanfaat untuk tubuh dikarenakan produksi insulin yang sedikit. Penyakit diabetes yang umumnya diketahui oleh masyarakat adalah karena faktor genetika atau keturunan. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa penyakit gula memiliki resiko yang lumayan besar menurun ke generasi selanjutnya.

Umumnya ada beberapa hal yang menyebabkan penyakit diabetes, seperti faktor keturunan, sering stress, obesitas dan lainnya. Namun tidak hanya itu saja, ada beberapa kebiasaan buruk yang sering kita lakukan yang dapat memicu penyakit diabetes. Nah, berikut inilah kebiasaan buruk penyebab diabetes yang perlu diwaspadai.

1. Sering Melewatkan Sarapan

Sering melewatkan sarapan juga dapat menyebabkan penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan, tidak sarapan dapat menurunkan kadar gula darah di pagi hari. Sehinggga penurunan kadar gula darah inilah yang akan membuat Anda mencari makanan manis pada waktu makan siang ataupun setelahnya. Tentu saja hal ini memiliki efek yang negatif bagi kesehatan tubuh. Selain dapat meningkatkan kadar gula darah, hal ini juga dapat meningkatkan berat badan.

2. Makan Tidak Teratur

Selain dapat menyebabkan penyakit asam lambung atau maag, makan tidak teratur juga dapat menyebabkan penyakit ini. Pola makan yang tidak teratur dapat membuat tubuh tidak bekerja sebagaimana mestinya. Dan dalam jangka waktu yang panjang, pola makan yang tidak teratur ini dapat menimbulkan berbagai macam resiko kesehatan, salah satunya yaitu penyakit diabetes.

3. Mengonsumsi Makanan Yang Manis-Manis

Makanan yang mengandung glukosa atau gula memang sangat berguna untuk manambah tenaga seseorang. Akan tetapi mengonsumsi makanan yang manis-manis dalam jumlah yang berlebih dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. dan tentu saja hal ini sangat memungkinkan mengonsumsi makanan manis berlebih mampu meningkatkan resiko seseorang terserang diabetes.

4. Menggunakan Pil Kontrasepsi

Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

5. Takut Kulit Jadi Hitam

Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.

6. Jarang Olahraga Sering Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Sudah menjadi rahasia umum jika seseorang yang jarang berolahraga dan sering mengonsumsi makanan cepat saji sangat rentan terhadap segala macam penyakit. Jarang berolahraga dapat membuat lemak yang ada di dalam tubuh semakin menumpuk. Jika dibiarkan hal ini dapat membuat berat badan bertambah dan memicu obesitas. Mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan cepat saji juga dapat memperburuk kesehatan tubuh. selain dapat menyebabkan kanker makanan ini juga memicu penyakti diabetes.

7. Minuman Bersoda

Kebiasaan yang merupakan penyebab dari penyakit diabetes selanjutnya adalah minuman bersoda. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Nurses Health Study II terhadap 51.603 wanita yang berusia 22 hingga 44 tahun, menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi minuman bersoda dapat membuat berat badan berlebih dan tentunya hal ini pun dapat meningkatkan risiko diabetes. Para peneliti pun mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena kandungan pemanis buatan yang ada di dalam minuman bersoda. Jika ingin minum minuman yang menyegarkan, Anda bisa menggantinya dengan air putih ataupun jus dingi n tanpa gula.

8. Kecanduan Rokok

Kebiasaan penyebab penyakit diabetes berikutnya adalah karena kecanduan rokok. Penelitian yang dilakukan di Amerika dengan melibatkan 5.572 relawan pria dan wanita menunjukkan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami diabetes hingga 22 persen. Jika tidak segera dicegah tentu saja hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan. Namun tak hanya karena rokok saja, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat serta kurangnya berolahraga juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit berbahaya lainnya. Cara ampuh berhenti merokok yang dapat Anda coba adalah dengan mengonsumsi permen bebas gula serta melakukan hipnoterapi.

9. Makan Gorengan

Gorengan merupakan salah satu makanan faktor resiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti penyakit kardiovaskular (pkv), stroke, dan diabetes melitus,. Penyebab utama penyakit PKV atau kardiovaskular tersebut adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan faktor resiko utama adalah dislipidemia. Dislipidemia merupakan penyakit kelainan metabolisme pada lipid yang ditandai dengan gejala peningkatan kadar kolesterol total, LDL atau kolesterol jahat dan trigliserida. Meningkatnya proporsi dislipidemia disebabkan kebiasaan mengkonsumsi makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk makanan gorengan.

10. Kurang tidur

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Itulah beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan Anda terkena penyakit diabetes. Hindari segala macam hal-hal yang menyebabkan diabetes dan mulailah hidup sehat.

Inilah Penyakit Bentuk Tubuh Apel Dan Pir

Setiap orang dikaruniai dengan bentuk tubuh yang berbeda-beda. Untuk lebih mudah membedakan satu sama lain, umumnya bentuk tubuh orang dibedakan menjadi beberapa bentuk yang menyerupai buah, seperti buah apel, buah pir dan yang lainnya. Karena setiap bentuk tubuh memiliki kecenderungan resiko kesehatan yang berbeda-beda, maka berbeda pula pola makan yang sebaiknya dilakukan.

Lapisan lemak tersebar di bawah permukaan kulit seluruh tubuh dan terkadang kita bisa melihat dengan jelas bagian tubah mana yang memiliki lemak paling banyak. Pada umumnya, bagian tubuh yang paling terlihat ada penumpukan lemak adalah perut dan area sekitar paha. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa penumpukan yang berfokus bagian atas sekitar dada dan perut akan membuat tubuh kita terlihat seperti buah apel, sedangkan penumpukan lemak di sekitar perut bagian bawah, paha dan bokong akan menyebabkan tubuh kita terlihat seperti buah pir. Berikut ulasan penyakit tubuh berbentuk pir atau apel.

Apakah Tubuh Kamu Bentuk Apel Atau Pir?

Perbedaan mendasar dari kedua bentuk tubuh apel dan pir adalah bagian mana yang memiliki distribusi lemak paling banyak dan seberapa banyak lemak yang tersimpan. Untuk mengukurnya, kita perlu menggunakan rasio lingkar pinggang dan panggul. Caranya cukup sederhana yaitu dengan mengukur lingkar pinggang (di antara rusuk dan pusar) dan lingkar panggul (di sekitar tulang pinggang), lalu kemudian dibandingkan. Nilai rasio akan menentukan bentuk tubuh yang Anda miliki.

Jika nilai lingkar pinggang lebih besar dari nilai lingkar panggul, maka Anda cenderung memiliki bentuk tubuh apel. Sebaliknya, jika nilai lingkar pinggang lebih kecil dari nilai lingkar panggul, maka Anda cenderung memiliki bentuk tubuh pir. Bentuk tubuh apel cenderung memiliki nilai rasio lingkar pinggang dan panggul yang lebih besar dibandingkan bentuk tubuh pir. Itu artinya penumpukan lemak pada bentuk tubuh apel akan lebih banyak di bagian pinggang atau sekitar perut, erat kaitannya dengan obesitas sentral.

Alasan Perempuan Bertubuh Pir dan Laki-Laki Bertubuh Apel

Tubuh memiliki cara untuk menentukan distribusi lemak masing-masing dan salah satu yang mempengaruhinya adalah faktor hormonal. Contoh perbedaan hormonal yang paling sederhana adalah pada individu laki-laki dan perempuan. Perbedaan hormonal di antara keduanya menyebabkan perempuan cenderung memiliki tubuh pir dan laki-laki cenderung memiliki tubuh berbentuk apel.

Hormon testosteron yang lebih banyak pada laki-laki memungkinkan tubuh untuk menyimpan lemak lebih sedikit pada permukaan tubuh. Di samping itu, laki-laki tidak memiliki hormon estrogen sehingga memiliki luas panggul yang lebih kecil. Hal inilah yang menyebabkan lemak pada laki-laki cenderung tersimpan di sekitar permukaan perut sehingga laki-laki cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih besar.

Hormon estrogen akan membantu perempuan memiliki panggul yang lebih besar untuk kebutuhan masa kehamilan dan melahirkan. Hormon ini juga berperan agar lemak tubuh pada perempuan lebih banyak tersimpan di sekitar panggul. Namun bentuk tubuh pir pada perempuan dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu. Saat mengalami menopause, tubuh perempuan akan mengalami kekurangan estrogen, sehingga lemak akan lebih banyak tersimpan di sekitar pinggang dan menyebabkan penumpukan lemak lebih banyak pada tubuh bagian atas, membuat tubuh perempuan yang mengalami menopause biasanya menjadi berbentuk apel.

Bentuk Tubuh Apel

Bentuk tubuh seperti apel memiliki pinggang yang besar, pinggul yang lebih kecil. Pada bentuk tubuh ini, lebih berisiko menimbun lemak di sekitar perut dan pinggang. Hal ini membuat bentuk tubuh apel lebih rentan terhadap penyakit:

Gangguan Makan

Memiliki bentuk tubuh apel mungkin memiliki risiko lebih besar terhadap gangguan makan. Sebab berdasarkan sebuah penelitian, kenaikan jumlah lemak pada perut erat kaitannya dengan nafsu makan yang tidak terkendali, sehingga kerap membuat pemilik tubuh bentuk apel semakin sulit untuk menyukai bentuk tubuhnya. Hal inilah yang membuatnya lebih rentan mengalami gangguan makan, baik menjadi berlebihan maupun amat kekurangan seperti bulimia dan anoreksia. Lebih lanjutnya, hal ini diketahui berkaitan secara psikis dan hormonal.

Penyakit ginjal

Bentuk tubuh yang menyerupai apel ternyata lebih berisiko mengalami penyakit ginjal. Meski hingga kini belum diketahui secara jelas mengapa, namun sebuah penelitian mengungkap, dengan bentuk tubuh ini cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi pada ginjal, meskipun secara umum memiliki kondisi tubuh sehat dan tekanan darah yang normal. Tekanan darah pada ginjal akan semakin tinggi, jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Diabetes Dan Penyakit Jantung

Seseorang yang kelebihan berat badan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes. Hanya saja, pemilik bentuk tubuh apel mungkin cenderung lebih berisiko terkena diabetes karena memiliki kelebihan penumpukan lemak pada bagian perut. Tak hanya itu saja, bentuk tubuh seperti apel juga harus lebih waspada terhadap penyakit jantung.

Bagi yang memiliki bentuk tubuh seperti apel, dianjurkan untuk membiasakan diri melakukan olahraga kardio guna membakar lemak. Selain itu, manfaat dari olahraga kardio juga mampu menguatkan otot perut, sehingga perut lebih ramping. Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah jogging.

Bentuk Tubuh Pir

Bentuk tubuh yang menyerupai buah pir memiliki bentuk tubuh bagian atas yang kecil sementara pinggul, paha dan bokong cenderung lebih besar. Bentuk tubuh pir cenderung lebih banyak menyimpan lemak pada tiga bagian tubuh bawah tersebut. Untuk itulah, pemilik bentuk tubuh seperti ini harus lebih hati-hati terhadap penyakit:

Daya Ingat Yang Buruk

Dari data yang didapatkan, pemilik bentuk tubuh pir, lebih berisiko mengalami gangguan daya ingat. Sebuah penelitian menyebutkan, dengan bentuk tubuh pir mengalami kerusakan fungsi otak dan memori, dibanding bentuk tubuh apel. Kemungkinan ini disebabkan jenis lemak yang tersimpan cenderung lebih banyak disekitar pinggul, dibandingkan pinggang. Dengan semakin menumpuk lemak tubuh, maka semakin tinggi pula risikonya dalam mengganggu daya ingat. Hal ini berkaitan dengan pelepasan hormon sitokin oleh lemak pada tubuh yang dapat menyebabkan peradangan, serta kerap kali mengganggu kemampuan kognitif.

Diabetes

Penumpukan lemak yang terdapat di bagian bokong dan paha juga bisa menyebabkan penyakit diabetes. Hanya saja, pemilik tubuh pir memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit diabetes jika dibandingkan pemilik tubuh apel. Meski demikian, berat badan berlebih secara umum merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap diabetes, jadi tetap perlu diwaspadai.

Untuk yang memiliki bentuk tubuh seperti pir agar tubuh tetap sehat, dianjurkan untuk rutin berolahraga sepeda. Latihan aerobik ini sangat baik untuk membantu membakar lemak pada bagian bawah tubuh, termasuk paha dan bokong.

Perlu diingat bahwa tubuh memiliki caranya sendiri untuk mendistribusikan lemak. Distribusi lemak di sekitar perut dan pinggang cenderung relatif dan dapat berubah seiring berjalannya usia. Apapun bentuk tubuh Anda saat ini, menjaga berat badan dan penumpukan lemak tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat tetap diperlukan untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif.

Deretan Penyakit Kelamin Wanita Dan Gejalanya

Penyakit kelamin merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman yang ditularkan melalui hubungan seks oral maupun melalui hubungan antar kelamin. Maka dari itu, untuk menghindari penyakit kelamin ini dianjurkan agar tidak melakukan hubungan seks secara sembarang dan tidak membabi buta. Setia pada pasangan atau menggunakan alat pengaman seperti kondom adalah alternatifnya. Dibandingkan kelamin pria, bentuk kelamin wanita yang terbuka lebih memiliki risiko tinggi terhadap penyakit.

Biasanya penyakit kelamin pada wanita disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Membersihkan secara teratur tidak cukup untuk menghindari anda dari timbulnya penyakit kelamin pada wanita. Beberapa gejala penyakit kelamin pada wanita ada yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun mengenali gejala penyakit kelamin pada wanita sejak dini bisa menyelamatkan diri bahkan nyawa anda dari risiko kematian.

1. Herpes

Wanita terbilang lebih rentan terhadap penyakit menular seksual (PMS) herpes. Pada awalnya mungkin penderita tidak merasakan tanda-tanda terkena infeksi herpes. Jika seseorang sudah terinfeksi virus ini, maka virus akan tetap hidup di dalam tubuh meskipun mungkin virus tersebut dalam keadaan tidak aktif.

Pada wanita, virus herpes dapat menular dan masuk melalui mulut, labia, vagina dan juga kulit yang terluka. Penularan herpes dapat terjadi jika adanya kontak kulit langsung, termasuk aktivitas seksual baik vaginal, anal, maupun oral dengan penderita herpes.

Tanda-tanda terinfeksi virus herpes yaitu mengalami gejala seperti flu dan demam diikuti dengan nyeri pada otot dan sendi, permukaan kulit pada area yang terinfeksi akan terasa gatal kemudian menjadi panas seperti terbakar disertai nyeri, mengalami keputihan abnormal, dapat disertai sakit kepala serta buang air kecil terasa menyakitkan. Kemudian diikuti munculnya lenting kemerahan berisi cairan atau luka di sekitar vagina, bokong, selangkangan atau pada area sekitar bibir dan mulut yang tumbuh berkelompok.

2. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi pembengkakan yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks.

Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan. Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat dirawat oleh dokter pakar.

3. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bersifat akut ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain. Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil KB dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida.

Gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat dengan adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah.

Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidi yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

4. Salpingitis

Salpingitis merupakan peradangan saluran tuba. Hampir semua kasus salpingitis disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk penyakit menular seksual gonore dan klamidia. Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saluran tuba sehingga dapat menyebabkan infertilitas pada wanita.

Pada kasus salpingitis ringan, gejala yang ditimbulkan mungkin tidak terlihat oleh penderita. Adapun gejala yang mungkin muncul adalah keputihan tidak normal dan bau, munculnya bercak, sakit pada perut dan punggung bawah, dismenorea atau rasa sakit saat menstruasi, sakit saat masa subur, sakit saat berhubungan seksual, demam, sering buang air kecil serta mengalami mual dan muntah. Jika gejala salpingitis muncul, disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter guna mendapatkan penanganan. Dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

5. Kanker serviks

Hampir semua kanker serviks disebabkan oleh HPV. Gejala kanker serviks yang berkaitan dengan siklus menstruasi, infeksi jamur dan infeksi saluran kemih mungkin tidak disadari sebagai gejala kanker serviks hingga akhirnya berada pada stadium lanjut. Adapun gejala pada kelamin wanita yang berhubungan dengan kanker serviks diantaranya, adanya gangguan menstruasi seperti menstruasi dengan jumlah perdarahan berlebih, perdarahan yang tidak normal diluar siklus menstruasi, nyeri maupun perdarahan saat berhubungan seksual, keputihan yang tidak normal disertai bau, sering buang air kecil dan terasa sakit. Jika gejala ini timbul, dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter.

Lakukanlah pemeriksaan pap smear secara berkala, sebagai langkah deteksi dini kanker serviks, terutama bila Anda telah aktif secara seksual, apalagi bila memiliki riwayat terinfeksi kutil kelamin. Bila perlu lengkapi dengan vaksinasi sebagai tindakan pencegahan.

6. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi 2, keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis biasanya terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama. Keputihan patalogis biasanya terjadi karena infeksi atau bakteri yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya bakteri, virus ataupun parasit di daerah vagina dan dapat menjalar dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

7. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya protozoa parasit. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan di dunia dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita.

Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan atau kuning kehijau-hijauan, berbusa dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

Penting untuk selalu memeriksakan diri, terutama jika kehidupan seksual Anda tergolong aktif, pernah melakukan hubungan seks tanpa pengaman atau Anda merasa berisiko terhadap penyakit kelamin. Sadari setiap perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, sekecil apapun itu. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk pemahaman yang lebih mendalam.

Bipolar Disorder, Gejala dan Penyebabnya

Bipolar menjadi terkenal setelah ada salah satu artis di Indonesia yang menderita penyakit ini. Publik sempat dihebohkan dengan artis yang memiliki perilaku yang berubah drastis, ternyata perubahan perilakunya tersebut dipicu oleh penyakit Bipolar. Jika tidak segera diatasi, penderita bisa mengalami masalah kejiwaan yang serius. Memang penyakit ini tidak mendominasi di negara Indonesia seperti penyakit jantung, stroke bahkan kanker meski begitu penyakit ini tidak boleh disepelekan.

Apa Itu Gangguan Bipolar?

Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder), juga dikenal sebagai depresi manic adalah suatu kondisi mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem. Orang yang menderita gangguan Bipolar dapat berubah perasaan dari sangat bahagia (mania) menjadi sangat sedih (depresi). Sering kali diantara perubahan keduanya, penderita tetap mengalami kondisi mood yang normal.

Saat penderita merasa sedih, ia akan merasa tertekan, kehilangan harapan dan bahkan dapat kehilangan keinginan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Tetapi saat merasa senang, penderita akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah. Perubahan mood tersebut dapat terjadi beberapa kali dalam setahun atau bahkan dalam seminggu dalam kasus yang lebih parah. Kondisi jiwa ini dapat menyebabkan rusaknya hubungan pribadi, rendahnya motivasi dan produktivitas di tempat kerja dan yang lebih buruk lagi dapat menyebabkan perasaan ingin melakukan bunuh diri. Bagi penderita Bipolar Disorder, sangatlah penting untuk menghubungi bantuan medis saat mengalami perubahan mood.

Seberapa Umumkah Gangguan Bipolar?

Bipolar Disorder sering kali muncul pada masa akhir remaja atau awal masa dewasa. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan kondisi ini juga dapat ditemukan pada anak dan orang dewasa. Setidaknya setengah dari kasus munculnya Bipolar Disorder pada penderita berusia di bawah 25 tahun dapat berlangsung seumur hidup. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala  Bipolar

Gangguan Bipolar merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan kejiwaan, dimana penderitanya bisa mengalami perubahan mood yang drastis. Contohnya saja adalah orang yang tadinya murung bisa menjadi tiba-tiba sangat bahagia begitupula dengan sebaliknya. Berikut ini adalah ciri ciri Bipolar yang harus diwaspadai oleh masyarakat luas.

– Suka Murung

Suka murung merupakan salah satu ciri orang yang mengalami Bipolar. Selain tanda dari Bipolar, suka murung ini merupakan ciri ciri depresi. Memang Bipolar merupakan efek dari depresi yang tidak segera diatasi sehingga gangguan kejiwaan bisa muncul. Oleh sebab itu kita harus tahu apa saja yang menjadi ciri ciri depresi sehingga depresi bisa segera diatasi dan tidak berubah menjadi Bipolar.

– Sedih Berlebihan

Ciri ciri Bipolar lainnya adalah dia akan merasakan sedih yang berlebihan. Sedih yang berlebihan itu seperti dia menangis terus menerus bahkan bisa berjam-jam. Tidak jarang pula orang yang terkena Bipolar ini suka mengurung diri di kamar. Di dalam kamar dirinya akan merenung bahkan tidak jarang menangis menjadi jadi.

– Mengamuk

Orang yang terkena Bipolar sesekali bisa mengamuk terhadap orang yang ada di sekitarnya, tidak jarang kenangan-kenangan buruknya semasa kecil sampai dengan dewasa melebur menjadi satu. Dia ingat betul siapa yang membuatnya merasa begitu buruk dan terjatuh. Ingatan-ingatan buruknya tentang hal yang tidak menyenangkan membuatnya mudah sekali untuk mengamuk.

– Mudah Marah

Orang yang mengalami gejala Bipolar akan mudah sekali marah. Sama halnya dengan orang stres dan depresi dia akan mudah sekali marah tepatnya hatinya sensitif. Orang yang hatinya sensitif semua hal akan terasa tidak mengenakkan dan tidak cocok di hatinya. Hal tersebutlah membuat orang yang terkena bipolar akan mudah sekali marah. Oleh sebab itu orang yang berdekatan dengan penderita Bipolar sebaiknya menjaga perkataan dan berhati-hati dalam bekomunikasi dengannya.

– Senang Berlebihan

Ciri ciri Bipolar lainnya adalah dia sangat senang berlebihan. Orang yang terkena Bipolar biasanya ketika dia merasa senang atau bisa meraih sesuatu yang dia inginkan, dia akan merasa senang berlebihan. Bahkan cara mengungkapkan kesenangannya dinilai teralu berlebihan atau lebay bagi orang kebanyakan. Hal itu disebabkan oleh perubahan syaraf yang ada di otak. Senang berlebihan merupakan ciri Bipolar dalam fase naik.

– Bersemangat

Anda bisa mengetahui orang yang terkena Bipolar sangat terlihat dari tingkah lakunya atau gerak geriknya. Saat fase naik, selain senang berlebihan, penderita Bipolar akan merasa sangat bersemangat. Semangatnya terasa menggebu gebu terutama ketika dia memiliki keinginan yang ingin diraihnya.

– Enerjik

Fase mania membuat penderita Bipolar memiliki emosi yang naik sehingga semangatnya terasa meletup letup. Semangatnya yang meletup letup membuat pendeirta Bipolar akan merasa sangat enerjik untuk melakukan hal-hal yang ada di dalam pikirannya. Saat dia enerjik, energinya seperti tidak pernah habis untuk melakukan ini itu, padahal jika orang normal yang melakukannya tentu orang normal tersebut akan sangat merasakan kelelahan.

– Nafsu Seks Meningkat

Orang yang terkena Bipolar saat fase mania dia akan memiliki nafsu seks yang meningkat. Meski tidak ditunjang dengan obat obatan tertentu, libido orang yang sedang dalam fase mania Bipolar akan sangat bergairah dan memiliki nafsu yang meningkat. Oleh sebab itulah orang penderita Bipolar akan mampu melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama. Hal itu ditunjang dengan sifat enerjiknya yang datang saat fase mania.

Penyebab Bipolar

1. Struktur dan fungsi otak

Mekanisme kerja otak pada orang dengan gangguan Bipolar dengan orang normal atau dengan gangguan mental lain, memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Hal ini penting untuk diketahui untuk menentukan pengobatan yang tepat untuk tiap-tiap gangguan mental.

2. Genetik

Ada kecenderungan bahwa gangguan Bipolar dipengaruhi oleh faktor genetik, namun tidak selalu. Apabila ada 2 bayi kembar identik, salah satu bayi mengalami gangguan Bipolar, maka bayi yang satu lagi belum tentu akan mengalami gangguan Bipolar juga walaupun memiliki genetik yang sama.

3. Keturunan

Anak yang memiliki riwayat keluarga, orang tua atau saudara kandung dengan gangguan Bipolar, maka cenderung akan memiliki gangguan Bipolar juga.

4. Pengaruh lingkungan sosial

Para peneliti telah menemukan bahwa mungkin terdapat beberapa faktor sosial yang dapat menyebabkan timbulnya Bipolar Disorder. Faktor-faktor tersebut dapat berupa perasaan stres akan suatu kejadian trauma di masa kecil, rendahnya kepercayaan diri atau mengalami suatu kehilangan yang tragis.

Pengobatan

Bipolar Disorder merupakan gangguan psikologis yang mengganggu dan bersifat jangka panjang. Akan tetapi pasien dapat mengontrol moodnya melalui rencana pengobatan yang baik. Gangguan Bipolar dapat dikontrol menggunakan obat-obatan dan layanan konseling (psikoterapi). Beberapa jenis obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan Bipolar adalah :

  • Mood stabilizer atau obat penenang
  • Obat anti-psikosis
  • Obat anti-depresi
  • Obat tidur

Setiap obat-obatan memiliki efek samping. Oleh karena itu penggunaan obat-obatan tersebut tidak boleh sembarangan, harus berdasarkan anjuran dan pengawasan dokter. Penghentian meminum obat secara tiba-tiba juga tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan gejala Bipolar yang lebih parah.

Psikoterapi

Kombinasi antara psikoterapi dan penggunaan obat-obatan dapat menjadi terapi yang efektif pada gangguan Bipolar. Psikoterapi dapat dilakukan terhadap pasien dan juga keluarganya. Hal-hal yang dapat diberikan dalam psikoterapi dapat berupa dukungan, informasi dan juga panduan untuk mengatasi gangguan Bipolar.

Yang paling dibutuhkan oleh penderita Bipolar Disorder bukan hanya obat-obatan dan pengobatan yang intensif, namun juga dukungan moral dari keluarga. Maka, pastikan Anda tidak lantas menjauhi anggota keluarga Anda jika ada yang didiagnosa menderita Bipolar Disorder.

Trypophobia, Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Penyakit Trypophobia? Yah, itulah phobia yang sedang ramai dibicarakan saat ini di dunia maya. Nah, artikel kali ini akan mencoba menjelaskan secara lengkap tentang penyaki tryphophobia, bagi mereka yang tidak mengalaminya dan juga memberikan beberapa informasi bagi mereka yang mungkin atau pernah mengalaminya.

Apa Itu Trypophobia?

Trypophobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap lubang-lubang di sebuah permukaan yang letaknya saling berdekatan. Baik pada benda mati ataupun hidup misalnya pada kulit tangan, lidah dan bagian tubuh manusia lainnya. Maka dari itu Trypophobia banyak yang menyebutnya sebagai “Penyakit Kulit Tangan Bolong” padahal istilah ini kurang tepat. Kita perlu tahu bahwa di dunia ilmu psikologi, Phobia adalah rasa takut yang berlebihan dan tidak wajar terhadap sesuatu atau fenomena tertentu. Tergantung dengan objek yang ditakuti itu, maka jenis-jenis phobia ada banyak sekali.

Penyakit Trypophobia itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, “Trypa” yang berarti lubang dan “Phobos” yang berarti rasa takut. Jadi orang yang mengalami kondisi ini akan merasa takut, gelisah bahkan sampai timbul gejala fisik berupa mual atau gatal-gatal saat melihat objek berlubang yang sangat banyak. Sebagai contoh sarang lebah, biji bunga teratai, sumsum tulang, spons dan lain sebagainya.

Awal Munculnya Penyakit Tryphophobia

Istilah Tryphophobia dikabarkan pertama kali muncul pada tahun 2005 oleh seorang wanita Irlandia tanpa nama di sebuah forum web. Penggunaan istilahnya phobia ini benar-benar ramai sekitar tahun 2009, terutama Filiphina dan terus meluas dan ramai diperbincangkan sampai saat ini. Bentuknya yang sangat mengerikan membuat orang yang melihatnya merasa jijik dan bahkan sampai ada yang ketakutan. Hal ini menyebabkan penyakit ini pernah viral di media sosial belakangan ini.

Apakah Trypophobia Berbahaya?

Sama halnya dengan penyakit phobia yang lainnya, Trypophobia hanyalah sebuah perasaan takut yang berlebihan terhadap objek atau gambar yang penuh dengan lubang. Sehingga penyakit Trypophobia ini tidak berbahaya, namun gangguan kejiwaan tentunya akan sangat berpengaruh bagi para penderitanya. Saat ini belum ada zat yang spesifik yang dapat mengobati penyakit Trypophobia ini. Jadi hanya kemauan dan inisiatif penderitanya saja untuk melawan phobia tersebut.

Penyebab Penyakit Trypophobia

Gambar atau objek yang penuh dengan lubang merupakan salah satu penyebab utama yang merubah emosional seseorang secara berlebihan. Meskipun sebenarnya tidak berbahaya, gambar atau objek yang berlubang tersebut bisa menyebabkan berbagai gejala termasuk perubahan kognitif yang mencerminkan kecemasan, perubahan fisiologis atau kesulitan dalam bernafas. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa timbulnya rasa takut yang berlebihan bagi para penderitanya disebabkan karena adanya kemiripan visual pola berlubang dengan hewan yang beracun. Diyakini juga bahwa Trypophobia merupakan phobia terhadap lubang merupakan efek samping dari adaptasi tubuh untuk menghindari hewan-hewan yang beracun.

Gejala Trypophobia

Seorang penderita Trypophobia akan mengalami trauma psikologis ketika meluhat pola lubang seperti yang sudah dijelaskan di atas. Efek yang ditimbulkan atau gejala Trypophobia bisa bermacam macam. Namun secara umum penderita Trypophobia akan mengalami beberapa gejala seperti berikut ;

  • Panik dan perasaan takut yang berlebihan
  • Timbul kecemasan tinggi yang dapat mengurangi respon gerak anggota tubuh
  • Keringat banyak disertai perasaan panas di sekujur tubuh
  • Jantung berdetak sangat kencang bahkan bisa sulit bernapas
  • Pada anak-anak yang menderita Trypophobia cenderung akan rewel dan terus menangis karena takut

Semua gejala-gejala yang disebutkan di atas merupakan dampak psikis akibat fobia terhadap lubang. Sebagaimana diketahui, fobia merupakan ketakutan yang dialami oleh seseorang terhadap suatu obyek yang menimbulkan dampak nyata, yang pada orang yang normal kelihatan tidak masuk akal.

Trypophobia Penyakit atau Bukan? Sebenarnya saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan mengenai phobia ini. Belum ada penelitian yang menjelaskan apakah phobia ini termasuk penyakit serius atau bukan. Trypophobia masih dianggap sebagai suatu gangguan psikologis atau phobia yang mengakibatkan penderitanya takut saat melihat objek dengan permukaan berbagai bentuk lubang, terlebih jika lubang tersebut terdapat pada tubuh manusia.

Apakah penyakit Trypophobia Menyebabkan Anggota Tubuh Berlubang? Hal ini yang sering diperlihatkan dan bahkan viral di sosial media. Padahal yang kita tahu penyakit trypophobia adalah penyakit ketakutan yang berlebihan terhadap sebuah gambar atau objek yang memiliki banyak lubang. Jadi enggak sampai tubuh bisa berlubang. Itu adalah HOAX. Jadi bagi kamu yang masih percaya penyakit trypophobia dapat menyebabkan lubang di bagian tubuh khususnya di tangan, maka itu hanyalah editan saja atau rekayasa belaka. Penyakit ini sama seperti penyakit phobia pada umumnya.Ada orang yang phobia terhadap debu, ada pula orang yang phobia terhadap ketinggian. Begitu pula dengan penyakit trypophobia ini. Penyakit ini hanya phobia dengan gambar atau objek yang memiliki banyak lubang sehingga terlihat sangat menjijikan.

Cara Menghilangkan Trypophobia

Ada beberapa cara untuk menghilang atau mengatasi penyakit trypophobia ini, diantaranya adalah :

  • Terapi perilaku, terapi ini dilakukan untuk mengatasi karakter atau sikap bagi penderitanya mengenai suatu hal yang tidak di inginkan sehingga penderitanya akan belajar untuk tidak takut terhadap benda-benda atau gambar-gambar yang berlubang.
  • Cognitive Behavior Therapy, terapi ini dilakukan dengan tujuan untuk membiasakan penderitanya melihat hal-hal yang membuatnya merasa takut sehingga lama-kelamaan akan menjadi terbiasa dan rasa takutnya akan hilang.
  • Neuro Linguistic Programming, terapi ini bertujuan untuk mengurangi rasa takut. Terapi ini cukup efektif untuk mengatasi penyakit trypophobia.
  • Terapi Kognitif, terapi ini bertujuan untuk mengubah mindset penderitanya agar tidak merasa takut ketika melihat benda-benda yang berlubang. Jadi penderita akan belajar memisahkan suatu yang nyata dan tidak nyata.

Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Trypophobia

Trypophobia hanyalah gangguan psikologis yang tidak terlalu berbahaya, gangguan ini bisa disembuhkan. Seperti penyakit phobia pada umumnya, trypophobia dapat diatasi dengan berbagai cara seperti yang sudah kita sampaikan diatas.Salah satu cara untuk mengatasi penyakit trypophobia ini adalah dengan sering melihat gambar atau benda-benda yang berlubang, sehingga penderitanya menjadi terbiasa dan tidak peka lagi terhadap pola lubang tertentu yang berulang.

Jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus, maka phobia tersebut akan hilang dengan sendirinya. Kalau kamu adalah salah satu penderita penyakit trypophobia ini, cobalah untuk membiasakan diri kamu untuk melihat gambar atau objek-objek yang berlubang. Cara tersebut adalah cara yang cukup ampuh dan sangat mudah untuk dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengobati penyakit trypophobia :

Memahami terlebih dahulu apa itu trypophobia

Dengan begitu kamu akan yakin bahwa kondisi seperti ini tidaklah wajar. Tidak seharusnya kamu panik atau khawatir dengan lubang yang terdapat dalam objek tertentu. Cobalah untuk menemukan penyebab ketakutan. Apakah rasa takut tersebut disebabkan oleh pengalaman yang buruk atau bahkan hanya jijik saja. Dengan demikian kamu bisa lebih leluasa untuk mengendalikan diri kamu.

Hadapi Rasa Takutmu

Pada reaksi pertama Anda melihat pola lubang berkerumun mungkin Anda berusaha untuk menjauh atau menutup mata dan mencoba untuk memikirkan sesuatu yang lain. Padahal hal ini hanya akan memperkuat rasa takut. Sebaliknya, cobalah untuk memaksa diri menghadapi sumber ketakutan dan cara itu akan membuat Anda lebih berani.

Mencari Bantuan Psikolog

Jika penyakit trypophibia sampai mengganggu kemampuan Anda untuk melakukan kegiatan normal dan menikmati hidup, maka tidak perlu menunggu lagi, segeralah mencari bantuan dari seorang terapis kesehatan mental berlisensi

Untuk bisa sembuh anda hanya perlu sesering mungkin melihat gambar-gambar seperti di atas. Jika sudah terbiasa melihat gambar-gambar tersebut, nantinya rasa takut atau phobia itu akan hilang dengan sendirinya.Jadi mulai sekarang coba beranikan diri berlatih melihat gambar-gambar seperti di atas. Yakinlah bahwa dengan cara tersebut gangguan psikis Trypophobia ini bisa diatasi dengan mudah.

Sungguh Mengerikan, Akibat Pakai Pakaian Ketat

Pakaian sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa ditinggalkan, selain makan dan tempat tinggal. Namun dengan semakin berkembagnya zaman, pakaian pun saat ini sudah menjadi simbol status, jabatan dan kedudukan bagi pemakainya. Salah satu tujuan manusia berpakaian adalah untuk menjaga dan melindungi tubuh, memberikan kenyamanan bagi pemakainya.

Trend saat ini pakaian modis adalah pakaian yang malah jauh dari rasa nyaman, seperti celana jeans, baju-baju ketat, yang ketika dipakai seperti pakaian yang kurang bahan karena semua bentuk tubuh terlihat. Beberapa orang merasa bangga ketika menggunakan pakaian dengan ketat, baik itu celana ataupun baju. Bahkan tren fashion pakaian serba ketat ini sangat digemari, mulai dari remaja sampai orang dewasa sekalipun, baik itu wanita atau pria, hingga saat ini.

Memang pakaian ketat wanita bisa buat kamu para wanita jadi tampil seksi dan menarik dan pakaian ketat pria membuat dia tampil lebih keren dan percaya diri. Makanya lebih baik para wanita yang berpakaian ketat maupun pria itu sedikit merenung dan berpikir secara ilmiah, seharusnya mereka meninggalkan trend fashion yang menggunakan pakaian serba ketat. Namun jika mereka tetap berkeyakinan bahwa pakaian ketat adalah modis, trend dan modern, maka otak mereka telah terkena penyakit akut yang bernama kebodohan.

Tentu mereka yang akalnya sehat hanya akan melakukan hal-hal yang bermanfaat dan meninggalkan yang berbahaya bagi dirinya. Maka ketahuilah bahaya akibat menggunakan pakaian serba ketat.

Pernahkah anda mendengar dan coba cari tahu dampak-dampak yang timbul akibat berpakaian serba ketat ini? Bahaya pakaian ketat yang ditinjau dari segi medis dan fakta-fakta di lapangan yang menunjukkan bahaya pakaian ketat bagi kesehatan sungguh mengerikan, akibatnya mulai dari mandul sampai bisa terserang kanker ganas. Ketahuilah beberapa efek berikut ini mungkin pernah kamu alami bahkan pernah menjalar menjadi penyakit yang sedang kamu alami.

1. Kemandulan

Berdasarkan penelitian bahwa penggunaan pakaian ketat menyebabkan penurunan kualitas sperma yaitu jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter kini turun drastis hingga ke angka 20 juta per mililiter. Setelah dilakukan penelitian mendalam ternyata masalahnya masih terjadi pada skrotum lapisan yang melindungi penis. Suhu yang tidak normal pada skrotum karena sering ditekan oleh celana jeans ketat bisa berakibat buruk pada kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar disekitar penis tentu akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma.

Kurang lebih sama saja dengan wanita, penggunaan celana ketat bisa menimbulkan kekurangan udara terutama kepada organ vital. Umumnya suhu udara yang kondusif untuk organ vital normalnya sampai 36,5 derajat celcius, namun saat memakai celana ketat, suhu udarapun naik menjadi 39 derajat celcius. Kondisi yang panas ini sangat berbahaya buat sperma. Sebuah penelitian membuktikannya dengan mengambil sampel pria yang suka mengenakan celana ketat. Jumlah sperma yang diproduksi biasanya 60 juta permilimiter dengan menggunakan celana ketat jumlah sperma turun drastis sepertiganya, yakni 20 juta permililiter

2. Kanker Ganas Melanoma

Penelitian ilmiah telah menemukan bahwasanya yang menggunakan berpakaian ketat atau transparan, maka ia berpotensi mengalami berbagai penyakit kanker ganas melanoma di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka. Hasil penelitian ilmiah ini mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas melanoma yang masih berusia dini akan semakin bertambah dan menyebar sampai ke kaki. Penyakit ini disebabkan sengatan matahari yang mengandung ultraviolet dalam waktu yang panjang di sekujur tubuh yang berpakaian ketat atau berpakaian pantai (yang biasa dipakai wanita ketika di pantai dan berjemur)

Penyakit ini mengenai seluruh tubuh dengan kadar yang berbeda-beda. Tanda-tanda penyakit ini muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Terkadang berupa bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis dan biasanya di daerah sekitar mata, kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat dan menyerang darah, lalu menetap di hati serta merusaknya. Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya tulang dan bagian dalam dada. Juga bagian perut karena adanya dua ginjal yang menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Penyakit ini juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama. Obat-obatan belum bisa mengobati kanker ganas ini.

3. Berbekas Hitam

Gejala gatal dan beruntusan yang menjadi trade mark sang dermatitis hanya muncul bila terjadi gesekan antara kulit dengan benda dari luar tubuh. Benda asing yang berpotensi gesek tinggi tidak hanya benda keras saja misalnya perhiasan, jam tangan atau ikat pinggang bahkan busana sehari-hari, jika terlalu ketat menempel di tubuh atau terbuat dari bahan berkontur kasar juga dapat memicu luka. “Celana ketat terutama berpengaruh pada kondisi kulit di sela-sela paha. Awalnya mungkin cuma radang ringan. Tapi kalau prosesnya berlangsung lama, bisa menimbulkan bercak hitam di pangkal paha kata Dr. Kusmarinah Bramono Sp.KK.

Jika si pemilik tubuh insaf dan menjauhkan diri dari busana ketat, warna hitam tadi mungkin saja berkurang atau hilang sama sekali. Namun Dr. Kusmarinah mengingatkan, proses menghilangkan noda hitam itu tak bisa dilakukan secepat membalik telapak tangan. Jenis penyakit kulit lain yang biasa menghinggapi pemakai celana ketat adalah biduran atau kaligata. Bentuknya bentol-bentol mirip bekas gigitan ulat bulu. Tingkat keparahannya mulai bentol sebesar biji jagung hingga bibir bengkak. Biduran bisa muncul di bagian tubuh mana pun. Berdasarkan pengamatan Dr. Kusmarinah, banyak pasien tidak menyadari kalau biduran dapat juga disebabkan oleh tekanan serta ketatnya pakaian.

4. Mengganggu Kesuburan Wanita Dan Gangguan Jamur Di Sekitar Organ

Endometriosis merupakan suatu gangguan yang sering mengakibatkan gangguan kesuburan pada wanita diduga karena disebabkan kebiasaan seseorang yang selalu memakai pakaian ketat selama bertahun-tahun. Menggunakan pakaian ketat akan memicu sel-sel endometrium selaput lendir rahim untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan menjadi terganggu.

Bila hal ini dibiarkan terus menerus, maka akan menimbulkan gangguan jamur di sekitar organ intim wanita. Bila sudah menimbulkan jamur, maka dapat dipastikan seorang wanita akan mengalami berbagai gangguan.

Perlu diketahui bahwa jamur itu sangat suka suasana lembab. Ia akan tumbuh subur. Jika menggunakan celana ketat jeans maka daerah lipatanya akan menjadi lembab apalagi jika dipakai seharian, itulah salah satu yang menjadi munculnya keputihan.

5. Menaikan Asam Lambung

Terlalu ketat juga akan menyebabkan naiknya cairan asam lambung karena tekanan yang terlalu besar pada perut. Hal ini dapat meningkatkan tekanan di daerah abdominal yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Melihat dampaknya terhadap kesehatan, maka berpikirlah dengan bijaksana jika Anda bermaksud membeli pakaian dengan ukuran yang lebih kecil dari ukuran tubuh Anda. Janganlah mengambil resiko untuk tampil seksi dan trendi, namun hal tersebut justru dapat menyebabkan efek yang buruk bagi diri anda.

6. Paresthesia

Dr. Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, baru-baru ini menyatakan bahwa celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit paresthesia. Tahukah kamu Paresthesia itu apa? Paresthesia adalah sensasi kesemutan, menggelitik, menusuk-nusuk atau pembakaran kulit seseorang tanpa efek fisik jangka panjang yang jelas. Indikasi dari Paresthesia mungkin bersifat sementara atau bahkan bisa menjadi kronis. Yang paling familiar dari jenis paresthesia adalah sensasi yang dikenal sebagai “Kesemutan”atau anggota tubuh “Tertidur”.

Gejala sejenis Paresthesia lainnya yang kurang terkenal tetapi masih cukup umum adalah formikasi. Paresthesia sering menyerang pada tangan dan kaki. Hal ini biasanya disebabkan oleh pembatasan, sementara karena suplai darah ke saraf terhalang karena ketatnya celana yang dipakai atau juga disebabkan oleh orang yang bersandar atau beristirahat pada bagian-bagian tubuh seperti kaki. Penyebab lain meliputi kondisi seperti sindrom hiperventilasi dan serangan panik.

Demikianlah bahaya dari pakaian ketat dilihat dari sisi medis. Tentu lebih banyak lagi bahaya yang timbul akibat wanita maupun pria berpakaian ketat jika dilihat dari sisi psikologi dan medis. Namun yang sedikit ini semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Mencegah lebih baik daripada mengobati, untuk itu saya pribadi menghimbau kepada para remaja untuk tidak mengedepankan fashion yang berdampak buruk bagi kesehatan anda. Masih bisa dijumpai pakaian modis yang aman untuk kesehatan pribadi anda.

Sakit Gigi? Ini Penyebab Dan Gejalanya

Sakit gigi adalah keadaan dimana bagian gigi seseorang terasa nyeri akibat dari timbulnya berbagai masalah pada bagian gigi dan rahang. Sakit gigi sering dianggap enteng oleh sebagian besar orang, padahal sakit gigi bisa menyebabkan dampak yang sangat serius bagi kesehatan. Tanpa penanganan yang serius, masalah sakit gigi yang dianggap sepele bisa bisa berujung pada akibat yang fatal. Apabila gigi rusak atau terasa sakit, maka proses dalam penghancuran makanan yang terjadi pada mulut menjadi kurang maksimal.

Penyebab Sakit Gigi

Untuk menghindari dari masalah gigi seperti sakit gigi atau untuk mengobati sakit gigi, maka pengetahuan tentang penyebab rusaknya gigi menjadi hal yang penting untuk diketahui. Sakit gigi bisa menyebabkan gigi ngilu, berdenyut-denyut bahkan orang yang sakit gigi biasanya tidak bisa tidur nyenyak dimalam hari karena merasakan sakit. Namun tahukah Anda, selain kerusakan pada struktur gigi, ternyata ada banyak penyebab sakit gigi lainnya. Hal ini penting untuk diketahui karena dengan mengetahui penyebabnya akan membantu kita mencegah bahkan mengatasi sakit gigi sampai batas tertentu.

Berikut penyebab-penyebab sakit gigi yang mungkin sedang anda alami:

Kerusakan gigi

Ini merupakan penyebab sakit gigi yang paling utama dan tersering. Rongga kecil yang terdapat hanya pada lapisan luar gigi (enamel) biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Tapi ketika rongga berubah menjadi lubang yang dalam dan menembus melalui email dan sampai pada lapisan dalam gigi (dentin), maka akan menjadi sangat sensitif dan mudah terasa sakit. Pada tahap lanjut pembusukan gigi berlubang berlangsung lebih dalam menuju lapisan terdalam (pulpa) sehingga akan mengakibatkan sakit gigi yang intens, nyeri yang tajam, terasa ngenyut dan lebih sakit daripada sakit hati. Infeksi dari gigi berlubang dalam tersebut dapat menyebabkan kematian jaringan pulpa dan menyebabkan abses (nanah) di bawah akar gigi

Penyakit Gusi

Peradangan pada gusi akan menyebabkannya menjadi merah, bengkak, bahkan berdarah. Tentunya hal ini juga menimbulkan rasa sakit apalagi infeksi gusi lanjut yang juga dapat menyebabkan sakit gigi. Hal ini terjadi karena infeksi gusi menyebabkan peradangan pada gusi dan tulang yang menyebabkan pembengkakan jaringan penyokong gigi yang diliputi oleh gusi.

Makanan Manis

Memakan makanan manis juga mendorong kemungkinan seseorang untuk sakit gigi. Kondisi manis lebih memicu bakteri untuk datang dan tinggal menetap di sarang. Sehingga jika anda tidak segera membersihkan, bakteri tersebut semakin banyak. Bahkan mampu merusak gigi anda. Solusinya dengan mengurangi makanan manis dan yang mengandung tepung.

Gigi Yang Erosi

Gigi surut (erosi / abrasi gigi), gusi terjadi biasanya karena anda menyikat gigi namun dengan cara yang salah. Sehingga membuat akar bawah gigi terbuka. Karena tak ada pelindung di bagian akar gigi bawah, hal ini menjadikan ia lebih sensitive. Apalagi jika berkontakan langsung dengan makanan panas, dingin dan asam. Menurut penelitian bahwa asam pada makanan atau minuman mampu mengikis akar gigi. Sehingga memperburuk kondisi sensitifitas gigi.

Tumbuh Molar 3

Salah satu paling banyak orang merasakan sakit adalah saat pertumbuhan gigi terakhir. Gigi molar 3 yang mau keluar memang membuat nyeri. Sebab tempat untuk ia keluar sudah tidak ada, namun ia dipaksa harus keluar. Sehingga ia terpaksa tumbuh dengan menekan gigi disampingnya. Hal inilah yang membuat nyeri pada gigi karena pertumbuhanya juga lumayan lama, letak gigi geraham bungsu juga paling ujung. Sulit dijangkau untuk dibersihkan. Hal ini memicu bakteri untuk tumbuh berkembang biak yang meningkatkan adanya resiko pada gusi dan gigi.

Perawatan dengan Kawat

Fungsi anda menggunakan kawat gigi memang untuk meratakan tampilan gigi. Karena pada awalnya gigi anda belum rata, jadi ketika dilakukan perataan (ortodentik) terjadi penyesuaian yang menyebabkan sakit. Selain itu, menggunakan kawat gigi mampu memicu bakteri tumbuh. Sebab, keadaan bawah kawat gigi atau bagian logamnya sangat sulit dijangkau untuk dibersihkan. Akibatnya tumbuhlah karang yang mampu merusak gigi anda.

Jarang membersihkan gigi

Kebiasaan buruk orang-orang adalah malas untuk membersihkan giginya. Apalagi yang pulang kerja malam karena terlalu letih akhirnya tertidur. Faktor ini menjadi pemicu seseorang mengalami sakit gigi. Bakteri yang menumpuk pada sisa makanan tidak dibersihkan. Sehingga menjadikan kerusakan gigi yang parah dan akhirnya menjadi rapuh. Untuk itu biasakan minimal menggosok gigi dua kali sehari.

Gejala

Gejala sakit gigi meliputi:

  • Nyeri gigi yang terasa tajam, berdenyut atau konstan (terus menerus). Pada beberapa orang, nyeri terasa terutama saat diberikan penekanan atau berkontak dengan makanan atau minuman panas maupun dingin. Jika rasa nyeri tetap terasa lebih dari 15 detik setelah tekanan atau kontak dengan panas dan dingin, maka kerusakan yang terjadi mungkin cukup serius. Rasa nyeri dapat menjalar ke pipi, telinga dan rahang.
  • Bengkak di sekitar gigi, bahkan hingga pipi dan rahang
  • Demam atau nyeri kepala
  • Keluar darah atau nanah dari gigi yang terinfeksi.

PENGOBATAN

Saat gigi terasa nyeri, hal yang paling penting dilakukan adalah segera memeriksakan diri ke dokter gigi untuk mencari penyebab sakit gigi. Dokter gigi biasanya akan memberikan obat-obatan anti nyeri dan jika ditemukan adanya infeksi, biasanya dokter gigi akan memberikan obat tambahan berupa antibiotik.

Beberapa kondisi gigi memerlukan tindakan, seperti penambalan gigi, penyuntikan bius lokal untuk mengurangi nyeri hebat atau bahkan pencabutan gigi. Untuk penanganan sementara di rumah, seseorang dapat menggunakan obat-obatan anti nyeri yang dijual bebas di toko, seperti paracetamol atau ibuprofen. Hindari makanan yang terlalu dingin atau panas yang dapat membuat nyeri bertambah parah.

Untuk mencegah terjadinya sakit gigi, sebaiknya seseorang menjaga higienitas mulutnya dengan menyikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Biasakan juga menyikat gusi dan lidah. Lakukan pembersihan sela-sela gigi dengan floss sekali sehari. Kurangi makanan yang mengandung gula atau memakan makanan tersebut hanya jika ada jamuan atau waktu sarapan pagi. Periksakan gigi ke dokter gigi sebanyak 2 kali dalam setahun. Yang paling penting adalah jangan merokok, karena merokok dapat merusak permukaan gigi

Sekian artikel tentang “Penyebab Sakit Gigi dan Cara Mengatasinya” semoga bisa bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda seputar kesehatan gigi. Tips lainnya juga bisa Anda lakukan yaitu berkumur menggunakan air setelah mengkonsumsi makanan agar sisa-sisa makanan bisa keluar dari sela-sela gigi sehingga gigi tidak mudah rusak karena sisa makanan yang menempel pada gigi. Jaga selalu kesehatan Anda