Asal Muasal Danau Toba

Danau Toba adalah salah satu daerah wisata ketiga di Indonesia. Ditengat-tengah danau toba terdapat lagi pulau yang bernama Pulau Samosir, Pulau samosir sangat menarik bagi banyak wisatawan. Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara, Danau toba terbentuk karena letusan gunung yang sangat besar pada 100.000 tahun yang lalu. Letusan pada saat itu kira-kira sekitar 8.000 kali lebih kuat dari pada letusan Gunung St. Helen pada tahun 1981. Abu Vulkanik yang berasal dari hasil letusan tersebut mengelilingi bumi selama bertahun-tahun dan mengubah iklim, kemudian membentuk sebuah gunung berapi. Gunung berapi yang meletus pada saat itu membentuk pulau Samosir yang dikelilingi dengan air, Itulah sebabnya mengapa dinamakan Danau Toba.

Danau Toba memiliki luas sekitar 1.265 km persegi dan Samosir memiliki panjang hingga 90 km. Kedalaman air danau toba mencapai 450 m. Danau Toba terletak pada  ketinggian sekitar 906 m di atas permukaan laut.

Kisah terjadinya Danau Toba,  Ada seorang pria yang tinggal di daerah Danau Toba. Tidak ada yang tahu kapan atau dari mana pria itu datang. Pria itu tinggal di sebuah gubuk yang sederhana dengan daerah pertanian. Pada suatu hari, Pria tersebut pergi untuk menangkap ikan didanau. Pada saat itu, Pria tersebut mendapatkan ikan yang sangat besar yang belum pernah didapatkannya sebelumnya. Setelah Kembali ke rumah,  ikan tersebut berubah menjadi seorang putri cantik yang dihiasi dengan permata. Tidak lama kemudian, Pria tersebut jatuh cinta dengan manusia ikan tersebut. Dan Sang pria pun mengungkapkan perasaannya dengan sangat romantis, Sebelum menerima pria tersebut, sang putri ikan memberikan syarat pada Laki itu untuk berjanji tidak pernah untuk memberitahu orang bahwa ia adalah seekor ikan. Tidak lama kemudian, Merekapun menikah Dan memiliki seorang putri dan merekapun hidup bahagia. Putri Mereka selalu membawa makan siang untuk ayahnya yang sedang bekerja di ladang. Namun, Gadis ini sangat serakah yang menghabiskan semua makanan yang seharusnya diberikan kepada ayahnya. Mengetahui itu, Ayahnya sangat marah dan berkata ” Terkutuk kau putri ikan!” Setelah mendengar itu, Putri ikan mulai menangis dan mengatakan kepada putrinya untuk pergi ke bukit, karena akan ada bencana. Ketika putri sampai di bukit, Terjadilah gempa bumi, dan hujan. Seluruh wilayah banjir dan menjadi Danau Toba. Putri berubah menjadi ikan kembali dan suaminya berubah menjadi Pulau Samosir.

Menurut legenda dari Simalungun, ada Gunung yang disebut Tuhaweoba yang terletak di daerah Danau Toba. Setelah lama, Gunung tersebut meletus dan terbentuklah Danau Toba.  Kata Tuhaweoba yang disebut Tuba dan kemudian berubah menjadi Toba setelah bencana dahsyat tersebut.

 

Next ArticlePerbedaan Dari Hyena