Arti Simbol Lingkaran Berwarna Pada Kemasaan Obat

Memang keberadaan obat bagi manusia sangat penting sekali karena sudah pasti semua orang tidak akan terus – terusan berada pada kondisi pirma dengan tubuhnya. Ada kalanya tubuh akan turun kondisi kesehatannya sehingga mengalami jatuh sakit dan kondisi tersebut bisa kita sembuhkan dengan cara beristirhat dan ada pula yang tidak bisa disembuhkan dengan hanya mengistirhatkan badan kita saja sehingga tubuh memerlukan obat – obatan tertentu untuk mengatasi penyakit yang di derita.

Keberadaan obat – obatan memang tidak bisa kita lepas dalam kehidupan untuk menjaga atau menyembuhkan berbagai penyakit yang di keluhkan, namun perlu anda ketahui jangan asal mengkonsumsi obat yang anda beli karena mungkin saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh anda tanpa anda sadari, sebenarnya masalah ini sudah ada pada peringatan dan keterangan pada informasi yang ada pada setiap kemasan obat yang anda beli.

Tahukah anda arti dari simbol lingkaran yang berwarna pada setiap kemasaan karena obat yang sudah diberikan ijin edarannya pasti akan ada tanda simbol atau tanda lingkaran berwarna pada kemasaanya, biasanya tanda lingkaran itu berwarna hijau, biru dan merah. Obat-obat yang dijual di pasaran dilengkapi dengan kode berupa lingkaran berwarna pada kemasannya. Masing-masing warna mengindikasikan ketentuan yang berbeda, berikut ulasannya anda bisa baca di bawah ini.

1. Obat Bebas

Ini merupakan tanda obat yang paling aman. Warna lingkaran hijau pada obat ini adalah tanda bahwa obat ini termasuk obat bebas yang berati obat ini bebas di beli dari pasaran maupun apotek walapun tidak mengunakan resep dari dokter, untuk lebih jelasnya dari tanda atau ciri dari obat bebas ini biasanya ditandai dengan lingkaran berwarna hijau dengan garis tepian berwarna hitam, contohnya promag, parasetamol, oralit dan masih banyak lagi obat bebas yang aman tanpa adanya resep dari dokter.

2. Obat Bebas Terbatas

Warna lingkaran biru dengan garis tepian berwarna hitam pada kemasaan obat merupakan tanda bahwa obat itu termasuk obat bebas terbatas yang berarti obat ini bisa anda beli tanpa ada resep dari dokter, namun biarpun obat ini termasuk obat bebas terbatas anda harus teliti mengkonsumsi obat jenis ini dengan cara memperhatikan dengan seksama petunjuk yang ada pada kemasan obat karena jenis obat ini sebenarnya termasuk obat keras namun masih bisa kita gunakan tanpa anjuran dari dokter contoh obat yang bebas terbatas adalah feminax, konidin, komik dan masih banyak lagi. Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan yang bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, dengan tulisan sebagai berikut :

  • P.No. 1: Awas! Obat keras. Bacalah Aturan Pemakaiannya.
  • P.No. 2: Awas! Obat keras. Hanya untuk Bagian Luar Dari Badan.
  • P.No. 3: Awas! Obat keras. Tidak Boleh Ditelan.
  • P.No. 4: Awas! Obat keras. Hanya Untuk Luka Bakar.
  • P.No. 5: Awas! Obat keras. Obat wasir, Jangan Ditelan

Apabila menggunakan obat-obatan yang dengan mudah diperoleh tanpa menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Golongan Obat Bebas dan Golongan Obat Bebas Terbatas, selain meyakini bahwa obat tersebut telah memiliki izin beredar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan.

Hal- hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: Kondisi obat apakah masih baik atau sudak rusak. Perhatikan tanggal kadaluwarsa (masa berlaku) obat, membaca dan mengikuti keterangan atau informasi yang tercantum pada kemasan obat atau pada brosur atau selebaran yang menyertai obat yang berisi tentang indikasi (merupakan petunjuk kegunaan obat dalam pengobatan), kontra-indikasi (yaitu petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan), efek samping (yaitu efek yang timbul, yang bukan efek yang diinginkan), dosis obat (takaran pemakaian obat), cara penyimpanan obat dan informasi tentang interaksi obat dengan obat lain yang digunakan dan dengan makanan yang dimakan.

3. Obat Keras

Jenis obat selanjutnya bisa anda ketahui dengan tanda lingkaran berwarna merah dengan garis tepian yang berwarna hitam dan tanda huruf K di tengah yang menyentuh garis tepi. Arti dari tanda tersebut merupakan obat yang tergolong dari obat keras dan hal ini harus kita perhatikan dan harus dengan resep dari dokter. Obat-obatan yang termasuk dalam golongan ini berkhasiat keras dan bila dipakai sembarangan bisa berbahaya bahkan meracuni tubuh, memperparah penyakit, memicu munculnya penyakit lain sebagai efek negatifnya, hingga menyebabkan kerusakan organ-organ tubuh, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, golongan obat ini hanya boleh diberikan atas resep dokter umum, spesialis, dokter gigi dan dokter hewan.

4. Obat Narkotika

Simbol dari obat narkotika ditandai dengan lingkaran yang didalamnya terdapat palang (+) berwarna merah. Jenis obat ini berasal dari turunan tanaman atau bahan kimia. Obat narkotika sangat ketat dalam hal pengawasan mulai dari pembuatannya, pengemasan, distribusi, sampai penggunaannya. Efek dari obat jenis ini adalah bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, bahkan bisa menimbulkan ketergantungan. Munculnya rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan dan dapat menimbulkan efek ketergantungan bagi penggunanya. Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dari dokter.

Sebelum menggunakan obat, termasuk obat bebas dan bebas terbatas harus diketahui sifat dan cara pemakaiannya agar penggunaannya tepat dan aman. Informasi tersebut dapat diperoleh dari etiket atau brosur pada kemasan obat tersebut. Semoga artikel tentang arti tanda lingkaran berwarna pada kemasaan obat ini bermanfaat dan bisa membuat anda lebih hati – hati lagi mengkonsumsi obat yang anda beli.

Next ArticleDeretan Lokalisasi Prostitusi Terbesar Di Indonesia