Alasan Wanita Sering Mendesah Di Ranjang

Seks sendiri merupakan salah satu topik yang cukup menarik untuk disimak. Baik pembahasan dan bertepatan terkait tentang seks, hal ini menjadi topik yang cukup panas untuk selalu diikuti, terlebih jika berbicara tentang seksualitas para wanita. Ketika bercinta di ranjang, sering kali kita lihat di film-film porno saat wanita bercinta, terutama saat mencapai orgasme, apalagi mencapai orgasme yang luar biasa nikmatnya, reaksi kebanyakan wanita-wanita tersebut hampir sama, yaitu matanya merem merasakan nikmat dan mulutnya bersuara tanpa terkendali.

Para wanita cenderung lebih mengeluarkan suara-suara saat melangsungkan hubungan seksual. Desahan, erangan dan teriakan lebih sering terlontar dari mulut para wanita, mungkin saja ini adalah cara mereka menikmati kepuasan seksual yang didapatinya. Akan tetapi tidak banyak dari mereka terkadang menggigit dan mencakar pasangannya saat sedang terbawa pada puncak kepuasan yang didapatinya.

Ada juga wanita yang hanya merintih sambil menggigit bibir sampai perih, ada yang mendesah karena miss V nya sudah sangat basah dan ada yang menjerit kencang sampai ranjang berderit-derit. Sebenarnya apakah alasan dibalik tindakan yang mereka lakukan kepada pasangannya? Mungkinkah tindakan tersebut sebuah isyarat kebenciannya ataukah justru isyarat dari kesenangannya?

Disini kita akan memebahas mengapa banyak wanita mengeluarkan desahan-desahan atau suara-suara spontan seperti itu, sementara hanya sedikit pria yang bercinta sambil bersuara. Ini alasannya:

Wanita Mendesah Atau Menjerit Untuk Menunjukan Dia Menikmati Sesi Bercinta

Untuk mengetahui apakah wanita menikmati atau tidak saat bercinta mudah saja. Lihat saja mimik mukanya dan suara yang dikeluarkan. Jika mimik mukanya datar, tidak merem, tidak melotot matanya, tandanya ia merasa biasa-biasa saja saat bercinta, tidak ada passion (gairah), tidak merasakan sensasi bercinta sehingga tidak akan meraih orgasme. Apalagi saat bercinta, wanita tersebut sambil baca majalah atau sambil dandan, bisa dipastikan sesi bercinta tidak dinikmatinya. Sebaliknya, jika mimik mukanya seperti orang menahan nikmat dan suara-suara keluar tidak terkendali dan tidak direncanakan, 100% wanita tersebut menikmati sesi bercinta tersebut.

Wanita Bersuara Untuk Membuat Pria Lebih Semangat Dan Bergairah

Banyak pria makin semangat mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam bercinta karena mendengar wanitanya mendesah keenakan bahkan sampai menjerit hebat, walaupun suara yang dikeluarkan hanya pendek-pendek, seperti ohh yess, oh noo, I Love You dll. Di sini ego seorang pria sangat berperan karena ada anggapan, ‘pria sejati’ adalah pria yang bisa membuat pasangannya meraih orgasme. Itulah sebabnya berbagai macam cara dilakukan pria yang ‘belum sejati’ untuk mengorgasmekan pasangannya, baik dengan berolahraga teratur, diet ketat, mendatangi klinik-klinik penambah ukuran Mr P seperti Mak Erot, maupun mengkonsumsi obat-obatan penambah vitalitas seperti viagra.

Salah Satu Wujud Dari Ekspresi Kondisi Fisik Yang Dirasakannya

Dalam kondisi normalnya, kesenangan yang didapatkan seseorang terkadang akan menjadi pemicu dari segala tindakan yang akan dilakukannya. Misal jika Anda mendapat hadiah istimewa dari pasangan Anda, tentu kesenangan yang Anda rasakan akan memotivasi diri Anda sehingga semangat dalam melakukan segala sesuatunya. Hal yang sama juga berlaku ada kesenangan seksual. Tidak ada salahnya jika para wanita menggigit dan mencakar Anda, ini karena bentuk ekspresi kondisi fisik yang didapatinya karena kebahagiaannya mendapatkan kepuasan seksualnya. Mengingat bahwa hubungan seksual melibatkan banyak otot saraf pada tubuh yang bekerja, maka merupakan tindakan yang beralasan jika para wanita melakukan tindakan berisik semacam desahan, erangan dan juga teriakan guna mengurangi beban kerja otot saraf tersebut.

Antara Suka Dan Tidak Suka

Terkadang Anda merasa bangga jika pasangan Anda mengerang dan mendesah saat berlangsungnya hubungan seksual. Namun Anda harus bisa jeli dalam mengamati segala tindakan pasangan Anda, bisa jadi tindakan yang dilakukannya tersebut merupakan wujud dari ketidaksukaannya terhadap hubungan seksual yang dilakukannya. Terkadang para wanita mencoba memalsukan desahan ini karena mereka tidak ingin hanya karena masalah kecil berimbas pada keharmonisan rumah tangganya. Padahal hubungan seksual merupakan salah satu kesatuan dari pernikahan, mengingat hal ini, tentu saja kehadiran hubungan seksual ditengah-tengah kehidupan merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan setiap pasangan.

Penyebab Wanita Mendesah Di Ranjang

Suara mendesah ketika berhubungan seks ternyata bukan cuma diproduksi oleh manusia saja. Dilansir dari Psychology Today, desahan atau jeritan saat bercinta juga bisa ditemui pada berbagai jenis primata selain manusia misalnya kera dan babun. Para ahli menilai bahwa fenomena ini terjadi karena pada manusia zaman prasejarah dan primata lainnya, suara desahan atau jeritan bisa jadi “Undangan” atau panggilan untuk berhubungan seks.

Pada kera misalnya, sang betina akan memproduksi suara tertentu saat berhubungan seks sebagai bentuk pernyataan bahwa ia sedang memasuki musim kawin. Dengan begitu, kera jantan pun tahu kalau kera betina tersebut siap bereproduksi dan mau berhubungan seks dengannya. Semakin banyak kera jantan yang mendengar suara si betina, makin banyak pula kera yang akan berhubungan seks dengannya. Dengan begitu, kemungkinan hamil pun jadi lebih besar.

Begitu juga halnya dengan manusia prasejarah. Secara naluriah, seks pada zaman itu lebih ditekankan pada fungsi reproduksi. Itulah mengapa pada zaman prasejarah belum ada sistem perkawinan dengan satu orang saja seumur hidupnya. Semakin banyak laki-laki yang berhubungan seks dengannya, makin besar pula kemungkinannya memiliki anak.

Memahami Arti Desahan Wanita

Hati-hati dengan desahan dan suara-suara yang Anda keluarkan saat sedang bercinta. Bagi pria, segala bentuk respon Anda membawa arti. Bisa arti positif tapi juga bisa negatif. Umumnya pria menganggap desahan wanita adalah reaksi senang atas apa yang mereka lakukan pada wanitanya. Entah itu sentuhan yang menyenangkan, permainan yang mulai panas, aksi yang mengenai G-spot atau tanda Anda sudah di luar kendali. Sebuah penelitian dari University of Central Lancashire menemukan jawaban atas hal ini. Ternyata wanita mendesah dan mengeluarkan suara-suara kenikmatan tidak berhubungan langsung dengan kesenangan atau orgasme yang dirasakan. Wanita cenderung mengeluarkan suara-suara desahan justru saat mengetahui pasangannya hendak mencapai orgasme.

Ya, tidak hanya orgasme yang suka kita palsukan, namun desahan pun sering keluar begitu saja tanpa maksud dan alasan yang jelas. Untuk masalah desahan ini penelitian membuktikan ada tujuan mulia di balik ‘manipulasi’ ini. Wanita secara naluri ingin membantu pasangannya klimaks dan kita tahu desahan ini membuat mereka semakin turn on. Namun penelitian ini juga menemukan sebagian wanita mendesah karena begitulah seharusnya yang terjadi ketika sedang bercinta.

Di zaman modern ini, tentu desahan wanita memiliki arti yang berbeda. Desahan tak lagi menjadi tanda bahwa seorang wanita siap bereproduksi. Menurut penelitian, 66 persen wanita mengaku akan mendesah supaya pasangannya makin terangsang dan akhirnya mencapai orgasme. Bahkan sejumlah 87 persen mengaku mendesah hanya untuk menyenangkan pasangannya.

Ini karena laki-laki memang sering mengaitkan desahan wanita sebagai bukti bahwa ia berhasil memuaskan pasangannya. Ia pun akan merasa semakin percaya diri seolah ia sangat jago di ranjang. Padahal desahan tersebut mungkin hanya disuarakan wanita guna menambah sensasi.

Namun banyak juga wanita yang mendesah untuk mengekspresikan kenikmatan atau melepaskan napas. Akan tetapi bukan berarti mendesah berarti wanita sedang orgasme. Menurut seorang pakar kesehatan seksual dari Indiana University, Kristen Mark, arti desahan wanita memang masih perlu dipelajari ebih lanjut karena saat ini penelitiannya masih terbatas.

Nah, itulah artikel alasan-alasan mengapa wanita selalu mendesah saat bercinta. Dan semoga dengan artikel ini dapat membuat anda untuk mempelajari cara untuk memuaskan pasangan anda dengan penuh kenikmatan. Namun bagi pria, suara desahan yang seksi adalah stimulus yang dapat untuk membangkitkan gairah seksnya, membuat pria berpikir kalau pasangan wanitanya menikmati hubungan intim mereka dan membuat semangat mereka bertambah

Next ArticleDeretan Kebiasaan Buruk Penyebab Diabetes